ASN Diharapkan Pelopori Kurangi Sampah

TANGERANG, (KB).- Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengharapkan, aparat sipil negara (ASN) sebagai pelopor untuk mengurangi sampah yang setiap hari diproduksi mencapai 2.300 ton.  “Biasakan membawa makanan dan minuman sendiri dari rumah dengan wadah bukan bahan yang sudah disiapkan,” katanya, Kamis (31/1/2019).

Ia menuturkan, aparat ASN juga tanggap terhadap lingkungan kerja dengan membersihkan sampah yang ada di sekitar, kemudian dibuang pada tempatnya. Hal tersebut terkait Pemkab Tangerang mengatakan, ada kendala dalam mengangkut sampah mencapai 2.300 ton setiap hari ke tempat pembuangan akhir (TPA) di Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Syaifullah mengatakan, kendala sampah di antaranya menyangkut armada angkutan yang tersedia sebanyak 190 unit, itu juga banyak yang rusak dan perlu diperbaiki.

Namun, dari jumlah armada yang tersedia, maka yang dianggap layak untuk mengangkut sampah hanya sekitar 80 persen, sedangkan selebihnya dalam perbaikan dan ada juga yang rusak total, sehingga tidak dapat lagi dipergunakan, sehingga menjadi rongsokan.

Selain keterbatasan armada, pihaknya juga menyesalkan kesadaran sebagian warga yang tidak membuang sampah pada tempatnya akhirnya berserakah pada sisi jalan. Ia menambahkan, selain ASN, pihaknya berharap, para guru dapat memberikan contoh kepada anak didik dan warga tentang penanganan sampah.

“Sampah yang ada di sekolah sebaiknya dikurangi, gunakan botol sebagai tempat minuman,” ujar mantan anggota Komisi I DPR RI tersebut. Padahal, sebelumnya, masalah sampah mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat, yakni Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Bahkan, Menko Luhut memanggil Ahmed, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, dan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dalam mengatasi sampah di wilayah Tangerang Raya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here