Arus Tawaran Kerja Banjiri SMK PGRI 3

SERANG, (KB).- Memasuki semester pertama 2017, gelombang tawaran kerja dari sejumlah perusahaan terus membanjiri SMK PGRI 3 Kota Serang. Setelah mendapat tawaran kerja dari PT INS dan PT Mitsuba Indonesia, April lalu, kini giliran PT Nippon Indosari Corpindo (NIC) yang berminat “melamar” lulusan SMK PGRI 3 untuk dipekerjakan di perusahaan tersebut. Tak tanggung-tanggung, pada seleksi calon pegawai, Jumat (12/5/2017) pekan kemarin, PT NIC menyeleksi 175 lulusan. Pelaksanaan tes berlangsung secara maraton, mulai pukul 08.00 hingga pukul 17.45. Adapun materi yang diujikan antara lain, tes tertulis, psiko test, dan wawancara. Sebelum tes, para peserta mendapat arahan baik dari PT NIC maupun SMK PGRI 3.

Heru selaku HRD PT NIC dalam arahannya mengatakan, dalam rekrutmen pegawai, PT NIC selain memilih tenaga terampil dan cerdas, juga disiplin tinggi. Bagi yang diterima, akan dipekerjakan pada bagian produksi, pengepakan, dan distribusi. “Karena di perusahaan kami tidak berhenti berproduksi, maka karyawan tidak mengenal libur. Bahkan pola kerja pegawai terbagi dalam tiga shif,” kata Heru.
Untuk menyeleksi 175 peserta, tim PT NIC menghadirkan tiga penguji, yaitu, Heru Syahrullah, Gofur Riyadi, dan Faisal Mahmud.

Menyambut positif

Kepala SMK PGRI 3 Kota Serang, Drs. H. Halili, MM menyambut positif dan sangat berterima kasih pada PT Nippon Indosari Corpindo yang bersedia menampung lulusan SMK PGRI 3 untuk ke sekian kalinya. “Ini merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami, karena lulusan sekolah kami bisa tersalurkan. Mudah-mudahan saja hasilnya sesuai harapan semua pihak,” ucap Halili. Dia menyebutkan, selama ini sebagian besar perusahaan telah memesan untuk mempekerjakan lulusan SMK PGRI 3 Kota Serang sebelum ijazah keluar bahkan sebelum UN.

H. Lili mengatakan, total siswa kelas III saat ini berjumlah 313 siswa dari tiga program keahlian, yaitu : Administrasi Perkantoran (AP), Akuntansi (Ak), dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ). “Selama ini sebagian besar dari lulusan sudah dipesan sebelum UN berlangsung. Para kalangan pengusaha/calon pengguna datang langsung untuk meminta siswa yang memiliki kemampuan dan siap kerja,” ujar Lili, yang didampingi Wakasek Manajemen Mutu (QMR), H. Moh. Syafei, dan Ketua Bursa Kerja Khusus (BKS) SMK PGRI 3, Nurul Hakim, saat ditemui di sela-sela tes, Jumat (21/5/2017).(H-49)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here