Sabtu, 23 Februari 2019

Arus Mudik Lebaran 2018, Penetrasi E-Money Tol Tangerang-Merak 96,75%

SERANG, (KB).- Penetrasi pengguaan uang elektronik atau e-Money pada arus mudik lebaran 2018 mencapai 96,75 persen atau sekitar 1.346.984 kendaraan. Sementara, untuk puncak arus balik, penetrasi penggunaan e-Money diperkirakan mencapai 96,5 persen.

Pihak PT Marga Mandalasakti (Astra Tol Tangerang-Merak) menyebutkan, pada arus mudik lebaran ini, penetrasi penggunaan e-Money pada Tol Tangerang-Merak tembus sekitar 96,75 persen. Bahkan, pada puncak arus balik diperkirakan akan mencapai 96,5 persen.  “Puncak arus balik akan terjadi pada H+8 dan H+7, Sabtu-Ahad (23-24/6/2018),” kata Kepala Divisi Hukum PT MMS Tangerang-Merak, Indah Permanasari melalui pres rilis yang diterima Kabar Banten, Ahad (24/6/2018).

Menurut dia, pemudik yang akan kembali menggunakan Tol Tangerang-Merak pada arus balik, rata-rata pemudik asal Pulau Sumatera. Puncak arus balik juga dipengaruhi dengan arus wisata sekitar 51.199 kendaraan, baik dari wilayah Anyer-Carita dan Tanjung Lesung serta sejumlah destinasi wisata lainnya di Banten.  “Puncak arus balik diikuti juga dengan penyeberangan di Pelabuhan Merak,” ujarnya.

Berdasarkan perhitungan, diprediksi akan ada kenaikan lalu lintas arus balik angkutan lebaran tahun ini sebesar 18,08 persen. Jika dibandingkan rata-rata harian normal hanya sebanyak 165.475 kendaraan.  “Dibandingkan tahun lalu, prediksi kenaikan arus kendaraan mengalami kenaikan sekitar 5,67 persen,” ucapnya.

Pihak Astra Tol Tangerang-Merak memaksimalkan operasional 89 gardu reguler yang terdapat pada 10 gerbang Tol. Ke-89 gardu, terdiri atas tujuh gardu reversible dan lima gardu tandem dengan komposisi gardu tol otomatis (GTO) sebanyak 23 gardu, terdiri atas 12 gardu entrance, 9 gardu exit, dan 2 gardu ramp.  “Semua gerbang tol menerima pembayaran menggunakan kartu e-Money, baik untuk gerbang tol manual maupun GTO,” tuturnya.

Adapun promo diskon 10 persen tarif tol bagi pengguna kartu e-Money telah berlaku pada Jumat hingga Ahad (15-17/6/2018), dengan menggunakan e-Money Bank Mandiri, TapCash BNI, Brizzi BRI, Blink BTN, dan Flazz BCA. Dalam upaya menangani kepadatan arus balik serta liburan, penanganan lalu lintas yang dilakukan, yaitu dengan pengoperasian gardu tandem di gerbang Merak sebanyak 2 unit. Selain itu, disiagakan juga petugas di setiap gardu tandem. “Mekanisme manajemen lalu lintas dengan pengaturan pengalihan arus exit dilakukan saat terjadi kepadatan di akses gerbang tol,” katanya.

Pembatasan kendaraan berat

Pada arus balik lebaran ini, pihak tahun Astra Tol menjalankan pembatasan kendaraan berat sesuai dengan regulasi yang berlaku pada saat periode arus balik di ruas Tol Tangerang-Merak. Ketentuan pembatasan operasional mobil barang dengan jumlah berat yang diizinkan (JBI) lebih dari 14.000 kilogram, sumbu 3 atau lebih. Termasuk mobil barang dengan kereta tempelan dan gandengan.

“Pemberlakuan pembatasan operasional mobil barang sejak H+7 hingga H+8, dengan waktu operasional jam 00.00 dan 24.00,” ujarnya. (Rizki Putri)*


Sekilas Info

Miliki Nilai Ekonomi Tinggi, Budidaya Melon Golden Tingkatkan Pendapatan Petani

SERANG, (KB).- Petani melon di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, untuk pertama kalinya melakukan panen …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *