Selasa, 18 Desember 2018

Arah Pembangunan Kota Serang Disoal

SERANG, (KB).- Akademisi Untirta, Suherna menilai, arah pembangunan arah pembangunan Kota Serang belum sesuai target yang direncanakan. Sehingga, banyak masalah-masalah yang belum terselesaikan. Salah satunya dari bidang kepariwisataan yang ada di Kota Serang.

“Dana alokasi khusus (DAK) untuk pariwisata saja tidak ada. Ketika Kota Serang ingin membangun pariwisata religi, itu arahnya mau ke mana. Yang seperti apa rencananya. Anggaran yang adapun hanya hibah dari provinsi, pusat tidak ada. Ironis memang,” katanya, seusai mengikuti forum konsultasi publik rancangan awal rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) Kota Serang 2019, Rabu (7/2/2018).

Menurut dia, DPRD Kota Serang perlu memberikan penekanan ke Pemkot Serang ke mana arah pembangunannya. “Maka, harus ada target khusus, agar semua dapat berjalan dengan baik dan pembangunan dapat terlihat hasilnya,” ujarnya.

Sekretaris FKUB Kota Serang, Amas Tadjuddin mengungkapkan, pembangunan kepariwisataan di Kota Serang harus memerhatikan aspek pembangunan perawatan kerukunan umat beragama. Selain itu, menjamin kenyamanan kehidupan umat Islam mayoritas, karena hal tersebut sangat sensitif bagi kehidupan beragama di Kota Serang.

“Pariwisata identik dengan hiburan, tetapi pariwisata bisa didesain bukan untuk fasilitas pemasaran penyakit masyarakat (pekat), seperti minuman memabukkan, peredaran narkoba, prostitusi, perjudian, dan kejahatan lainnya, ini harus tegas ditolak dalam rancangan kegiatan kepariwisataan di Kota Serang dan Banten,” ucapnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Serang, Djoko Sutrisno menjelaskan, prioritas pembangunan 2019, antara lain peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, serta perlindungan perempuan dan anak.

“Kemudian, peningkatan produksi pertanian, perdagangan dan pariwisata, pengendalian pemanfaatan ruang dan peningkatan mutu lingkungan hidup, peningkatan infrastruktur permukiman dan konektivitas wilayah, peningkatan penanganan PMKS, penanggulangan kemiskinan dan penurunan pengangguran, serta peningkatan tata kelola pemerintah yang baik,” tuturnya.

Tema yang diusung dalam kegiatan tersebut, yaitu peningkatan pertumbuhan ekonomi berbasis perdagangan, pertanian, dan pariwisata melalui penguatan SDM dan infrastruktur. (TM)***


Sekilas Info

Bank Banten Harus Bangun Kepercayaan Pemda

SERANG, (KB).- Wakil Ketua DPRD Banten, Nur’aeni mendukung upaya Pemprov Banten yang akan melepas saham di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *