Aplikasi ”SIAPKEH” Belum Sempurna, Dewan Dorong TPP Berbasis Kinerja

SERANG, (KB).- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang mendorong pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) di Lingkungan Pemkot Serang berbasis peningkatan kinerja.

Hal tersebut, karena aplikasi Sistem Informasi Absensi Pegawai dan Kinerja Harian (SIAPKEH) yang dijadikan indikator memberikan TPP tersebut, belum sempurna.

Ketua Badan Anggaran (Bangar) DPRD Kota Serang Uhen Juheni mengatakan, pemkot jangan hanya menggunakan SIAPKEH sebagai indikator pemberian TPP, tetapi lebih pada peningkatan kinerja.

Hal tersebut, kata dia, sesuai dengan tujuan TPP sebagai upaya memberikan kesejahteraan pegawai dengan peningkatan kerja yang terukur.

“Pemkot Serang, agar melakukan pengembangan dan penyempurnaan terhadap aplilasi SIAPKEH sebagai indikator bagi ASN dalam memberikan TPP,” ujarnya saat menyampaikan laporan pada paripurna tentang persetujuan bersama terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2018, Senin (15/7/2019).

Dalam laporannya, dia menyampaikan, belanja pegawai Pemkot Serang sangat besar. Namun, tidak disertai dengan peningkatan kapasitas kinerja pegawai dalam memberikan pelayanan. Pihaknya mendorong pemkot segera melakukan evaluasi.

“DPRD mendorong kepada wali kota untuk meningkatkan kapasitas kinerja aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Ia berharap, pemkot memerhatikan dan melakukan evaluasi atas saran, catatan, dan rekomendasi DPRD Kota Serang terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2018.

“Sebagai koreksi dalam rangka meningkatkan kinerja birokrasi khususnya dalam rangka menjamin akuntabilitas penggunaan anggaran daerah bagi kepentingan pembangunan,” tuturnya.

Meski demikian, kata dia, DPRD mengapresiasi Pemkot Serang yang selama dua tahun berturut-turut memperoleh catatan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

“Kami apresiasi selama 2 tahun Kota Serang mendapat WTP. Pemkot Serang, agar tetap mempertahankan pada anggaran berikutnya,” ujarnya.

Sementara, Wali Kota Serang Syafrudin menuturkan, saat ini aplikasi SIAPKEH sedang ada perbaikan untuk pengendalian internal.

“Meskipun tidak menimbulkan kerugian, akan tetapi harus perbaikan internal, khususnya kehadiran di aplikasi SIAPKEH,” ucapnya.

Diketahui, paripurna sedianya digelar pukul 13.00 WIB. Namun, mulur akibat kehadiran anggota DPRD yang tidak kuorum. Sidang paripurna baru bisa dibuka sekitar pukul 14.30 WIB dengan dihadiri 30 anggota dari 45 anggota DPRD Kota Serang. (Masykur/RI)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here