APBD-P 2018 Kota Tangerang Selatan Disahkan Oktober

TANGERANG, (KB).- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018 disahkan Oktober. Setelah Pemkot setempat menyerahkan nota pengantar APBD-P 2018, DPRD akan tancap gas.

“Targetnya Oktober harus sudah selesai. Karena, kami yakin tak akan membutuhkan waktu lama,” kata Ketua DPRD Kota Tangsel, Moch Ramlie pada Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Keuangan Perubahan APBD 2018 oleh Wali Kota Tangsel di Gedung DPRD Tangsel.

Setelah nota pengantar keuangan diserahkan, ujar dia, akan dilanjutkan langsung dengan Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap Nota Keuangan yang disampaikan. Jadwalnya juga, menurut dia, sudah disiapkan. “Yang pasti kami targetkan Oktober sudah disahkan,” ujarnya.

Sementara, Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany meminta, agar nota keuangan anggaran perubahan tersebut, segera dibahas dan disetujui bersama oleh pimpinan dan anggota DPRD Tangsel. “Terima kasih kepada pimpinan DPRD, anggota dan Banggar yang sudah berperan aktif dan bekerja keras dalam membahas Anggaran Perubahan Tahun 2018 ini,” ucapnya.

Dalam rapat paripurna tersebut, wali kota menyampaikan proyeksi APBD-P TA 2018 sebagaimana dokumen KUA dan PPAS termuat rincian pendapatan, belanja daerah, dan pembiayaan daerah yang bersumber dari pendapatan sebesar Rp 3.120.025.909.741, pos pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 1.455.524.540.514, dan dana perimbangan sebesar Rp 909.630.944.000.

Selain itu, pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp 716.360.701.227, pendapatan hibah dana bos satuan pendidikan semula Rp 92.240.600.000 yang menurun menjadi Rp 90.420.000.000. Dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya yang bersumber dari dana bagi hasil pajak dari Provinsi Banten sebesar Rp 7.495.912.228.

Untuk komponen rencana perubahan belanja daerah meningkat sebesar Rp 93.315.698.695,15 dari anggaran APBD Tahun 2018 sebesar Rp 3.549.146.581.087,09 menjadi Rp 3.642.462.279.782,24. Anggaran belanja tidak langsung dari Rp 934.678.291.304,09 meningkat sebesar Rp 950.030.951.818,24.

Rincian perubahan anggaran belanja tidak langsung, terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp 846.473.170.600, belanja hibah sebesar Rp 95.148.700.000,00, belanja bantuan sosial sebesar Rp 2.124.500.000,00, Belanja bantuan keuangan partai politik sebesar Rp 1.940.036.800, belanja tidak terduga sebesar Rp 4.344.544.417,58.

Adapun belanja langsung APBD Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp 2.692.431.327.964, belanja pegawai sebesar Rp 413.456.406.150,00, belanja barang dan jasa sebesar Rp 1.055.533.067.946,00, belanja modal sebesar Rp 1.233.441.853.868.
Pembiaya netto pada APBD tahun anggaran 2018 sebesar Rp 522.436.370.041, penerimaan pembiayaan yang berasal dari sisa lebih anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp 495.305.707.574 meningkat sebesar Rp 545.436.370.041. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here