Rabu, 21 November 2018

Aparat Kepolisian Kawal Ketat Penggunaan Dana Desa

PENGGELONTORAN dana yang sangat besar bagi desa, menjadikan ujung tombak pemerintahan ditingkat terbawah itu menjadi sorotan semua pihak. Kekhawatiran akan terjadinya penyimpangan akibat kekuranganpahaman dan ketidaksiapan sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa, membuat semua pihak.

Khususnya aparat penegak hukum melakukan berbagai upaya pencegahan penyimpangan, seperti halnya yang akan dilakukan oleh aparat kepolisian, menyusul telah dilakukannya kesepahaman antara Polri dan kementerian desa beberapa waktu lalu.

Dalam rangka pendampingan dan monitoring penggunaan anggaran dana desa oleh Bhabinkamtibmas, Polres Lebak menggelar acara sosialisasi di Gedung Serba Guna Kampus La Tansa Mashiro di Jalan By Pass Soekarno – Hatta Rangkasbitung, Selasa (31/10/2017).

Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto, Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas se-Polres Lebak dan para Kepala Desa se-Kabupaten Lebak.

Dalam sambutannya, Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto mengatakan, kegiatan dilaksanakan atas dasar MoU antara Kapolri, Kemendagri dan Kemendes, sehingga Polres Lebak wajib melaksanakan sosialisasi. Dalam pelaksanaannya nanti, para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas sebagai leading sector dalam pembinaan dan pengawasannya.

”Pembinaan dan pengawasan perlu dilakukan karena dana yang diberikan cukup besar. Saya tidak ingin dalam pelaksanaan anggaran dana desa di wilayah Kabupaten Lebak harus diakhiri atau diselesaikan secara hukum,” ujar Dani Arianto. (Nana Djumhana)***


Sekilas Info

Mengaktualisasikan Ajaran Alquran Melalui MTQ

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) atau lomba membaca Alquran dengan lagu yang selama ini sudah dikenal, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *