Selasa, 25 September 2018

Anyer Krakatau Culture Festival 2018, Lomba Mancing Selat Sunda Jadi Wisata Laut

SERANG, (KB).- Sebagai rangkaian Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) 2018, Lomba Mancing Selat Sunda yang digelar Minggu, (2/9/2018), menjadi salah satu potensi wisata laut kabupaten Serang. Lomba tersebut diikuti tidak hanya oleh masyarakat Kabupaten Serang, tetapi juga dari sejumlah pemancing dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur bahkan luar negeri.

Dalam kegiatan tersebut, peserta lomba dilepas oleh Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa di Pelabuhan Paku, Kecamatan Anyar. “Kabupaten Serang punya potensi laut yang menjadi kekuatan ekonomi, sehingga AKCF kami dorong menjadi agenda tahunan. Lomba mancing sendiri salah satu upaya kami menggerakkan ekonomi sektor kelautan,” ujar Pandji kepada wartawan.

Pandji menambahkan, melalui lomba mancing yang menjadi ikon AKCF 2018, Pemkab Serang ingin mengajak wisatawan menikmati keragaman potensi di Anyer, yang tidak hanya potensi pantai. “Panjang pantai di Kabupaten Serang sekira 60 kilometer, ini potensi wisata yang bisa menggerakkan ekonomi masyarakat. Melalui lomba mancing juga, kami ingin mendorong potensi wisata laut,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pandji mengapresiasi peserta yang berasal dari sejumlah daerah luar Banten. Ia berharap, para peserta dari luar daerah ikut mempromosikan AKCF serta potensi wisata di Kabupaten Serang.

“Kami tidak hanya sekadar menggelar lomba mancing, tetapi juga disisipi dengan misi menjaga laut. Sehingga, peserta terlebih dahulu diberikan paparan tentang cara memancing yang ramah lingkungan dan menggunakan alat-alat yang ramah lingkungan,” ujarnya.

Pandji berharap melalui lomba mancing ini, dapat menjadi energi semangat bagi para nelayan. Menurutnya, nelayan harus terus dikembangkan karena menjadi salah satu profesi yang membantu perekonomian masyarakat secara umum. “Jangan sampai nelayan alih profesi,” ujarnya.

Lomba mancing selat Sunda tersebut sangat meriah dan diisi juga oleh lomba perahu hias. Uniknya, tidak hanya perahu yang dihias, namun terdapat para perempuan yang bersolek layaknya bidadari yang ikut dalam perahu.

Ketua Pelaksana AKCF 2018, Agus Erwana menuturkan, beberapa event rangkaian AKCF 2018 telah dilakukan yakni Ngagurah Dano dan lomba mancing. “Anyer memiliki potensi wisata yang besar dan melalui event ini bisa mendongkrak agar bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas,” ujarnya.

AKCF sudah menjadi agenda rutin setiap tahun yang dilakukan Pemkab Serang dengan rangkaian kegiatan sebagai bahan sosialisasi diluar. “Setelah ini, akan diadakan AKCF Expo di halaman Pendopo Kabupaten Serang yang akan menampilkan pameran pembangunan dan pagelaran kesenian,” ujar Agus.

Sementara itu, untuk pemenang lomba mancing selat Sunda yang terdiri dari kategori hobi diperoleh oleh Rio yang mendapatkan ikan kue mangnyun dengan berat 32 kg, sebagai juara 1. Pemenang kategori katir didapatkan Mad Isa dengan jenis ikan ayam-ayam seberat 3,15 kg, sedangkan untuk kategori nelayan motor dimenangkan oleh Eng Kan dengan jenis ikan Lapeh berat 0,80 ons. (KO)*


Sekilas Info

Menjaring Wisata Melalui Penataan Wisata Air Panas

TERLETAK di kawasan hutan lindung Perum Perhutani Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Malingping, tepatnya di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *