Antisipasi Kecelakaan, Polda Banten Razia Kendaraan di Depan Kantor Gubernur

SERANG, (KB).- Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten menggelar razia kendaraan bermotor di depan Kantor Gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (13/2/2019). Razia itu, dilakukan Ditlantas untuk menekan dan mengantisipasi timbulnya kecelakaan para pengendara di jalan raya.

Kabag Bin Ops Ditlantas Polda Banten AKBP Hamdani mengatakan, kegiatan razia merupakan operasi rutin yang digelar pihak kepolisian. Targetnya, memberi imbauan kepada masyarakat pengguna jalan agar mematuhi peraturan lalu lintas dan melaksanakan tata tertib saat berkendara.

“Kegiatan merupakan operasi rutin. Sekarang karena banyaknya kecelakaan, itu karena masyarakat kita masih banyak yang belum tertib. Kita melakukan razia ini untuk menertibkan masyarakat supaya patuh terhadap peraturan lalu lintas,” katanya.

Berdasarkan pantauan Kabar Banten, ratusan pengendara roda dua dan roda empat terpaksa menepikan kendarannya untuk diperiksa petugas. Mereka bahkan banyak yang ditilang polisi lantaran kedapatan tidak melengkapi surat-surat kendaraan hingga alat keselamatan saat berkendara.

Menurut Hamdani, pengendara yang tidak bisa menunjukan kelengkapan surat-surat kendarannya akan mendapat tindakan tilang. Namun, mereka tidak perlu khawatir. Sebab, mekanisme pembayaran denda tilang sudah bisa dilakukan di Bank BRI terdekat.

“Misalkan kalau dia tidak punya sim, otomatis kita beri tindakan tilang. Tilang juga sekarang sudah mudah, sudah ada e-tilang. Jadi, dia bisa langsung bayar tilang itu dengan datang ke bank,” ujar Hamdani.

Dalam razia ini, Ditlantas Polda Banten juga melibatkan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP untuk membantu penindakan para pengendara yang melanggar aturan lalu lintas. Selain itu, satu unit mobil Samsat Keliling dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) juga disiagakan apabila surat-surat kendaraan para pengendara telah melampaui batas pembayaran.

“Jadi, kalau pelanggar STNK-nya mati, dia bisa langsung bayar di tempat. Kita siapkan Samsat Keliling di sini. Jika sudah diselesaikan, kita kasih kebijakan kepada pengendara tersebut untuk kembali melanjutkan perjalannya,” tutur Hamdani.

Ia pun berharap masyarakat pengguna jalan, agar mematuhi semua tata tertib saat berlalu lintas. Upaya itu dilakukan untuk menekan angka kecelakaan bagi para pengendara saat mengemudi di jalan raya.

“Bagi pengemudi kendaraan roda dua, silahkan gunakan helm SNI. Kalau bisa, gunakan sepatu pada saat berkendara. Jangan memakai sandal, apalagi sandal jepit. Kemudian untuk pengemudi kendaraan roda empat, lengkapi surat-suratnya. Kemudian jangan lupa apabila mengemudi gunakan sabuk keselamatan untuk kebaikan kita bersama,” ucapnya. (Rifat Alhamidi)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here