Anggota Korpri Harus Paham Kode Etik

CILEGON, (KB).- Anggota Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) harus paham aturan tata susila, sikap dan akhlak serta nilai-nilai yang menjadi pedoman Korpri.

Hal itu dikatakan oleh Wakil Wali Kota Cilegon Hj. Ratu Ati Marliati dalam kegiatan pembinaan kode etik jiwa korsa anggota Korpri Kecamatan Grogol, di Aula Kecamatan Grogol, Kamis (19/9/2019).

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh lurah serta ratusan anggota Korpri yang ada di wilayah Kecamatan Grogol. ”Kode etik Korpri adalah aturan tata susila sikap akhlak dan nilai-nilai yang menjadi pendoman bagi anggota Korpri,” katanya.

Dia menuturkan, semua anggota Korpri harus bisa membangun kembali tentang nilai – nilai aturan tentang kejujuran, nilai – nilai amanah, nilai-nilai tanggung jawab sebagai aparatur. Sehingga, kata dia, masyarakat bisa mendapatkan kepercayaan yang baik kepada aparatur pemerintah.

”Selain itu juga bisa merekatkan lagi jiwa Korpri dan saling tukar pikiran, silaturahim antara mereka serta ada sharing pemikiran program antarkelurahan, ataupun dengan kecamatan,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Korpri Cilegon Wawan Dahlan mengatakan, tujuan kegiatan ini adalah untuk membina karakter atau watak, memelihara rasa persatuan dan kesatuan secara kekeluargaan guna mewujudkan kerja sama dan semangat pengabdian kepada masyarakat serta meningkatkan kemampuan dan keteladanan aparatur sipil negara (ASN).

“Selain itu juga dapat mengamalkan dan mengimplementasikan dalam kehidupan bernegara, dan berorganisasi dalam kehidupan bermasyarakat sehingga tercapai ASN yang memiliki dan menjunjung tinggi etika dan moral untuk melaksanakan tugas, pokok dan fungsi dalam upaya mewujudkan kepemerintahan yang baik,” tuturnya.

Pembinaan ini, kata dia, digelar sesuai dengan Peraturan pemerintah Nomor 42 tahun 2004 tentang pembinaan kode etik dan jiwa karsa Korpri. Dan kegiatan ini juga untuk mendorong etos kerja pegawai ASN dalam mewujudkan pegawai ASN yang bermutu tinggi dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai aparatur negara dan abdi masyarakat.

Selain itu juga menumbuhkan dan meningkatkan wawasan dan kebangsaan ASN sehingga dapat menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here