Rabu, 26 September 2018

Anggota DPRD Kota Cilegon Adu Jotos

CILEGON, (KB).- Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon, Yusuf Amin dan Hasbudin adu jotos ketika hendak melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kamis (1/3/2018) pagi. Informasi yang berhasil dihimpun, kericuhan tersebut terjadi saat sejumlah anggota dewan yang tergabung dalam Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) hendak berangkat ke Jakarta untuk melakukan konsultasi ke Kementerian PUPR.

Namun, seorang anggota Bapperperda, Hasbudin datang belakangan. Kedatangan Hasbudin, dikomentari Yusuf Amin yang saat itu sudah berkumpul dengan anggota Bapemperda lainnya. Diduga terjadi kesalahpahaman antarkeduanya, sehingga Yusuf Amin terkena jotos Hasbudin. Akibatnya, muka Yusuf Amin memar dan bibirnya jontor. Untung beberapa anggota dewan lainnya segera melerai, sehingga keributan tidak berlanjut.

“Kejadiannya pagi tadi, ketika dewan yang tergabung dalam Bapemperda mau kunjungan kerja ke Kementerian PUPR, nunggu seorang dewan, tapi saya juga tidak tahu persis di dalam mobil tiba-tiba ribut,” kata seorang anggota dewan. Kejadian anggota dewan tersebut, tidak berlangsung lama, karena kemudian mobil yang membawa anggota DPRD tersebut berangkat ke Jakarta.

Menyikapi kejadian tersebut, Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Cilegon, Sofwan Marjuki menuturkan, akan membahas persoalan tersebut, Jumat (2/3/2018). Terlebih, Ketua BK DPRD Cilegon, Reno Yanuar telah memberikan instruksi terkait rencana pembahasan pertikaian antara Hasbudin dan Yusuf Amin. “Pak ketua BK sudah komunikasi lewat WA, katanya akan dibahas besok pukul 16.00 WIB sepulang dari kegiatan di Tangerang. Sebetulnya, Kamis (1/3/2018) juga mau dibahas pukul 15.00 WIB, tapi berhubung para anggota BK sebagian besar sudah pulang, kami tunda,” ujarnya.

Ambil hikmahnya

Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Cilegon, Sofwan Marjuki terkejut dengan adanya pertikaian tersebut. Ia mendengar persoalan kesalahpahaman antara kedua anggota dewan tersebut, seusai mengikuti agenda BK DPRD Cilegon di DPR RI. “Waktu saya keluar dari Gedung DPR RI, saya dapat informasi. Katanya ada kesalahpahaman antara Yusuf Amin dan Hasbudin. Saya juga terkejut,” ucapnya. Ia menuturkan, telah menemui Hasbudin untuk menanyakan duduk perkara sebenarnya. Setelah menerima keterangan, dia memberikan sedikit nasihat. “Saya bilang, sudahlah ambil hikmahnya saja. Ke depan harus hati-hati,” tuturnya.

Ia mengatakan, telah menerima foto Yusuf Amin pascapertikaian dengan Hasbudin. Hanya saja, dia tidak melihat jelas luka yang diderita Yusuf Amin. “Saya sudah dapat foto pak Yusmin (Yusuf Amin). Mudah-mudahan persoalan ini tidak diperpanjang. Secara lembaga sih inginnya berakhir damai, tapi dikembalikan lagi ke pribadi masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cilegon, Fakih Usman menyayangkan kejadian tersebut. Menurut dia, hal tersebut tidak mencerminkan sikap kedewasaan anggota dewan. Bahkan, dia meminta kejadian tersebut, tidak dilakukan kedua anggota dewan tersebut. “Iya, benar ada keributan hanya masalah miskomunikasi saja dan anggota dewan juga tadi sudah menelepon saya,untuk menjelaskan kejadian, dan tidak ada persoalan apapun,” ujarnya.

Ia berharap, kejadian tersebut tidak terulang kembali, karena dewan itu sebagai anggota publik figur dan panutan masyarakat. “Hanya masalah sepele saja tidak perlu dibesar-besarkan saja, cuma saya meminta, agar tidak ada kejadian tersebut kembali dan terulang. Kami sudah sama-sama dewasa, tidak perlu seperti itu, tugas kami itu banyak dan harus mengutamakan masyarakat,” ucapnya. (AH/HS)***


Sekilas Info

Kejari Kota Cilegon Diteror Ancaman Bom

CILEGON, (KB).- Kantor Kejari Cilegon mendapat teror ancaman bom lewat pesan singkat, Selasa (25/9/2018). Tim …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *