Anggarkan Rp 30 Miliar, Pemkot Serang Bangun 31 Titik Jalan

SERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menganggarkan Rp 30 miliar untuk pembangunan 31 titik ruas jalan yang akan dibangun pada tahun ini, baik jalan kota maupun jalan poros.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR Kota Serang M Ibra Gholibi menjelaskan, berdasarkan data jalan Kota Serang memiliki panjang sekitar 207 kilometer. Sementara, jalan poros kota sekitar 247 kilometer dan sebagian besar mengalami kerusakan yang cukup parah. Oleh karena itu, pihaknya akan memprioritaskan jalan poros kota.

“Di Kota Serang ada beberapa kewenangan jalan. Sedangkan, untuk jalan kota kurang lebih 207 kilometer. Sementara, jalan dalam kondisi baik saat ini sudah mencapai 85 persen. Sisanya, kami tangani dari tahun kemarin, sampai target dua tahun ini selesai untuk jalan kota. Untuk pembangunan 31 ruas jalan itu kami menganggarkan Rp 30 miliar,” katanya, Ahad (12/1/2020).

Ia menjelaskan, saat ini yang menjadi prioritas adalah jalan dengan tingkat kerusakan yang parah, namun Pemkot Serang mengalami kendala pada anggaran yang terbatas. Sehingga tidak semua jalan akan dibangun secara merata.

“Kami angat prihatin dengan kondisi jalan di dalam kota, khususnya jalan poros, masih tidak layak. Jadi kami prioritaskan jalan yang rusak parah dulu,” ucapnya.

Dikatakannya, dalam pembangunan jalan tahun ini, ada sekitar 20 kilometer jalan dengan jenis yang berbeda.

“Jenis jalannya ada beberapa ruas jalan yang dibeton, dan ada pula yang di hotmix atau aspal, sehingga tidak bisa disamaratakan permeter perseginya itu berapa antara jalan beton dan hotmix,” katanya.

Kemudian, dari enam kecamatan di Kota Serang, Ibra menjelaskan, dua kecamatan yang mengalami kerusakan paling banyak dan parah.

“Lokasinya memang tersebar di enam kecamatan. Tapi yang terbanyak ada di Kecamatan Curug dan Walantaka, sehingga, kami nanti akan lebih memprioritaskan di kecamatan tersebut,” ujarnya.

Sementara, Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, ada sekitar 500 meter panjang jalan yang akan melakukan perbaikan di Kecamatan Curug. Namun, pekerjaan perbaikan jalan rusak tersebut menggunakan anggaran pemeliharaan. Sebab, pada perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 lebih besar pada pemeliharaan.

“Jadi, pada 2020 ini kami menganggarkan besar di pemeliharaan. Bahkan kami menganggarkan Rp 18 miliar hanya untuk pemeliharaan,” katanya.

Sehingga nanti, tutur dia, pembangunan di Kota Serang bisa lebih mudah dan cepat, tanpa harus menunggu anggaran di tahun berikutnya.

“Ini juga merupakan bagian dari upaya mempercepat pembangunan di Kota Serang, terutama yang berkaitan dengan keluhan warga. Jadi tidak perlu menunggu anggaran di tahun depan,” tuturnya.

Syafrudin pun menjelaskan, baik pada DPUPR maupun Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), Pemkot Serang memberikan anggaran lebih terhadap pemeliharaan.

“Karena pemeliharaan itu penting dalam pembangunan di Kota Serang,” katanya. (Rizki Putri/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here