AMMDes Siap Rambah Pasar Ekspor

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melihat Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang sedang di pamerkan pada acara “The 2nd AMMDes Summit and Exhibition”, Senin (15/4/2019), di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

TANGERANG, (KB).- Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) sebagai salah satu karya anak bangsa secara resmi telah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo dan Menperin Airlangga Hartarto pada event Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 lalu. Di samping untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, AMMDes juga telah diminati oleh negara-negara lain.

Hal tersebut ditandai dengan penandatangan Letter of Intent beberapa waktu yang lalu antara PT. Kreasi Mandiri Wintor Distributor sebagai perusahaan distribusi AMMDes-KMW dengan PT. Repindo Jagad Raya tentang rencana ekspor 10 ribu unit AMMDes hingga 2023 ke 49 negara, termasuk beberapa negara di Asia Tenggara.

AMMDes mempunyai model dasar yang dilengkapi dengan flat deck dan fitur power take off (PTO). Mengunakan mesin diesel kapasitas silinder 650 cc atau setara dengan 14 HP dengan sistem penggerak tunggal yang dirancang dengan kecepatan maksimal 30 km per jam, kendaraan ini telah mengalami penyesuaian untuk mendapatkan performa yang lebih baik di medan off road dan berbukit.

Selain itu, kendaraan ini dilengkapi dengan differential lock sebagai fitur pengunci roda belakang sehingga dapat bergerak secara bersamaan untuk menambah traksi saat melintasi jalan yang buruk.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto menjelaskan bahwa, AMMDes ini sudah dimanfaatkan di tiga wilayah yang terkena dampak gempa di Provinsi Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu, yakni di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala melalui bantuan lima unit dari Kemenperin, ujarnya.

Ia mengatakan, AMMDes telah diproduksi massal dengan pengembangan aplikasi untuk pertanian, perkebunan, perikanan, kesehatan, dan tanggap darurat bencana. Bahkan, saat ini telah dikembangkan AMMDes yang dilengkapi dengan unit ice flake atau pembuat es serpihan yang cocok untuk nelayan.

“AMMDes juga dikembangkan sebagai feeder ambulans di wilayah-wilayah yang bermedan berat dan juga minim infrastruktur jalan,” ujar Harjanto pada kegiatan “The 2nd AMMDes Summit and Exhibition”, Senin (15/4/2019), di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

Sementara itu, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, alat untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat di pedesaan tersebut telah melalui berbagai tahapan pengembangan dan uji coba. Saat ini, AMMDes diproduksi massal oleh PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI). PT. KMWI memiliki kapasitas produksi sebanyak 3.000 unit per tahun dan rencananya perusahaan akan meningkatkan kapasitas terpasangnya menjadi 12 ribu unit per tahun di 2020.

“Komponen lokal AMMDes sudah lebih dari 70 persen. Untuk muatan penuhnya bisa mencapai 700 kg dan variasi kemiringan 20 hingga 30 derajat. AMMDes dilahirkan karena melihat infrastruktur atau jalan desa, sehingga dapat dimanfaatkan di jalan yang sangat ekstrim,” ujarnya.

Airlangga mengatakan, kemenperin secara konsisten dan berkelanjutan terus mendorong pemanfaatan dan pengembangan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) untuk produktivitas masyarakat desa.

“Kami mendorong upaya membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa yang diwujudkan melalui pendekatan untuk mengatasi ketimpangan dan mengembangkan potensi yang ada di pedesaan,” ujarnya. (KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here