Alun-alun Kota Serang Dijadikan Tempat Mojok

Alun-alun Kota Serang pada malam hari (Foto: Istimewa).*

SERANG, (KB).- Alun-alun Kota Serang yang merupakan ruang komunikasi publik dan ruang terbuka hijau, seharusnya menjadi tempat bersantai bagi warga kota. Namun, dimanfaatkan oleh sebagian muda-mudi untuk berbuat hal-hal yang tidak terpuji. Misalnya minum-minuman keras, sampai dijadikan tempat mojok.

Hal tersebut sudah menjadi rahasia umum bagi warga kota. Karena minimnya lampu penerangan yang berada di kawasan alun-alun. Bahkan, berdasarkan keterangan dari pedagang kaki lima. Kawasan tersebut dijadikan tempat prostitusi, ketika tengah malam.

“Kalau udah jam 11 malam, mulai pada keluar tuh perempuan-perempuan pada ngegelar di pinggiran trotoar,” kata Santo pedagang di kawasan Alun-alun Kota Serang.

Namun, saat ini kegiatan tersebut sedikit berkurang karena hampir setiap malam ada petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang berkeliling menjaga kawasan tersebut.

Meski begitu, para wanita yang diduga melakukan prostitusi tersebut tidak habis akal. “Mereka selalu berpindah-pindah tempat dan kucing-kucingan sama petugas Satpol PP,” katanya.

Berdasarkan pantauan Kabar Banten, pada malam hari banyak anak-anak muda yang asyik duduk berduaan di bangku taman yang gelap tanpa adanya penerangan. Tentu saja hal ini dapat membuat muda-mudi melakukan hal yang menyimpang hingga berbuat mesum.

Anisatul seorang pengunjung Alun-alun Timur Kota Serang, menyayangkan dengan minimnya fasilitas penerangan di kawasan alun-alun yang dapat menimbulkan tindak kejahatan.

“Harusnya pemerintah bisa lebih memperhatikan fasilitas umum seperti ini. Karena kan kalau gelap seperti ini, banyak anak-anak muda yang pacaran berbuat sesuatu yang begitulah. Romantis sih, tapi kan kita punya agama, emang harus diumbar ditempat umum,” ujarnya.

Menurutnya, kalau saja alun-alun bisa lebih terang, hal semacam itu mungkin tidak akan ada. “Kalau terang kan pasti malu mereka, dan pastinya rame juga kan disini,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, akan dikoordinasikan kepada dinas terkait agar segera dilakukan pemasangan lampu. Ini juga bertujuan untuk meminimalisir tindak kejahatan dan menyimpang lainnya. Seperti menjadi tempat mojok para kawula muda.

“Akan segera dipasangi lampu agar penataannya lebih bagus lagi. Sama seperti di Stadion Maulana Yusuf yang masih belum dilakukan pemasangan lampu. Jadi nanti semuanya akan dibenahi kembali terkait penerangannya,” ujarnya. (Rizki Putri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here