Jumat, 19 Oktober 2018

Aktivis Nilai Perlindungan HAM Belum Ditegakkan

SERANG, (KB).- Peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional diwarnai aksi unjuk rasa aktivis mahasiwa yang tergabung dalam Barisan Perempuan Banten, di depan Kampus UIN SMH Banten, Senin (11/12/2017). Dalam aksi, mereka menilai, bahwa kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf belum sepenuhnya mampu melaksanakan perlindungan HAM bagi masyarakat.

Salah seorang massa aksi, Merta mengatakan, peringatan HAM belum berdampak signifikan terhadap perlindungan HAM. Sebab, selama ini masih banyak warga yang mengalami tindakan kekerasan. “Sejauh tindakan intimidasi, kekerasan, penangkapan semakin intens,” katanya.

Di luar kekerasan fisik, masih banyak warga yang dihadapkan pada persoalan kesenjangan ekonomi, politik, dan kebudayaan. “Telah sangat kami sadari, bahwa tak putusnya rakyat terus dihadapkan dengan berbagai persoalan, baik persoalan ekonomi, politik, dan kebudayaan,” ujarnya.

Tidak kalah penting, ucap dia, saat ini banyak petani di berbagai daerah Indonesia yang kehilangan lahan pertanian akibat rampasan segelintir kelompok. “Perampasan tanah dan monopoli lahan semakin masif dilakukan di berbagai daerah, dampakanya semakin membuat kehidupan petani merosot,” tuturnya.

Tidak hanya itu, dalam sektor ketenagakerjaan juga masih ada bentuk ketidakadilan melalui penetapan upah murah kepada buruh, terutama dengan hadirnya PP Nomor 78 tentang Pengupahan. “Mengajak kepada masyarakat untuk melek terhadap sejumlah persoalan yang saat ini membelit,” katanya.

Peringatan Hari HAM merupakan momentum bagi pemerintah untuk kembali menghitung sejauh mana penegakan perlindungan HAM, bukan diisi kegiatan seremonial belaka. “Dari beberapa problematika yang dirasakan masyarakat jelas membuktikan, bahwa pemerintah tidak tidak pernah berpihak pada perlindungan hak warga,” ujarnya. (SN)***


Sekilas Info

Pj Wali Kota Serang Fokus Tata Pedagang Kaki Lima

SERANG, (KB).- Penjabat (Pj) Wali Kota Serang, Ade Ariyanto dalam dua bulan ini akan fokus menangani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *