Aksi Solidaritas Mahasiswa Unbaja untuk Korban Tsunami Selat Sunda

SERANG, (KB).- Mahasiswa UNBAJA bergerak cepat dengan menggelar aksi solidaritas mengumpulkan dan memberikan bantuan untuk korban tsunami selat sunda yang terjadi Sabtu (22/12/2018) malam. Meski dalam kondisi perkuliahan sedang libur, mahasiswa dari seluruh HMJ dan UKM yang ada di UNBAJA, sejak Minggu (23/12/2018), mengumpulkan berbagai keperluan yang dibutuhkan para korban tsunami selat sunda, baik makanan, pakaian dan kebutuhan lainnya.

Kabag Kemahasiswaan UNBAJA, Herman membenarkan bahwa mahasiswa melakukan aksi solidaritas dengan membuka stand di UNBAJA Kampus 1 dan alun-alun Kota Serang untuk mengumpulkan sumbangan baik yang berasal dari masyarakat umum maupun dari lingkungan kampus sendiri.

“Mahasiswa bergerak menuju Labuan Pandeglang dengan satu kendaraan truk, satu unit pick up dan satu unit minibus membawa bantuan untuk korban tsunami selat sunda”, ujar Hendra Selasa, (25/12/2018).

Diketahui, menurut Badan Geologi, Tsunami selat sunda yang terjadi Sabtu 22 Desember 2018 diduga dipicu oleh longsoran atau jatuhnya sebagian tubuh dan material Gunung Anak Krakatau (flank collapse) khususnya di sektor selatan dan barat daya. Masih diperlukan data tambahan dan analisis lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada faktor lain yang berperan.

Hingga hari ini, korban tsunami Banten dan Lampung menurut data sementara BNPB, sebanyak 373 orang meninggal dunia, 1.459 luka-luka dan 128 orang masih dinyatakan hilang. (KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here