Aksi Nelayan Benur Makan Korban

LEBAK, (KB).- Aksi kerusuhan nelayan benur yang berujung pada pengrusakan kantor polsek Bayah dan pembakaran sejumlah kendaraan dinas baik roda empat mapun roda dua ternyata memakan korban, Sabtu (12/5/2018) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dua orang warga masing-masing bernama, Herdi (40) warga Desa Muara Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak dan Andi (13) warga Bayah dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Bayah.

Menurut informasi, kedua warga yang mengalami luka telah ditangani puskesmas Bayah dan sudah dibawa pulang ke rumahnya masing-masing. Herdi mengalami luka disejumlah bagian tubuhnya diantaranya kaki dan kepala diduga akibat terserempet mobil saat ratusan nelayan menghadang kendaraan yang membawa dua orang nelayan benur yakni Bubun dan Anwar.

Sementara, Andi warga Bayah yang bukan merupakan masa nelayan yang melakukan penyerangan diduga terkena benda tajam saat melintas dikerumunan massa.

“Informasinya keduanya sudah kembali ke rumahnya masing-masing setelah mendapat perawatan dari puskesmas Bayah,” ujar salah seorang warga, Agus.

Sementara itu, koordinator UGD dan perawatan PKM Bayah, dr Shanu Rohayana kepada Kabar Banten membenarkan, pihaknya kedatangan pasien yang menurut informasi berkaitan dengan peristiwa penyerangan kantor polsek Bayah

“Herdi warga Binuangeun Desa Muara Kecamatan Wanasalam, datang sekitar pukul 09.00 WIB dengan kondisi trauma ringan dan luka ringan dibeberapa bagian tubuhnya. Sementara Andi datang pukul 10.00 WIB dengan kondisi lecet pada bagian tangannya,” ujarnya.

Shanu mengatakan, kedua pasien tersebut sudah ditangani dan pulang. “Soal penyebab saya tidak bisa menjelaskan itu bukan ranah saya. Silahkan kepada yang berwenang saja,” tuturnya. (DH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here