Akibat Bau Menyengat, PLTU Labuan Harus Tanggung Jawab

PANDEGLANG, (KB).- Akibat bau yang menyengat yang diduga ditimbulkan oleh PLTU II Labuan membuat Organisasi masyarakat (Ormas) Ketua Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Pandeglang Andurrochim angkat bicara.

Untuk itu, dia mendesak agar pihak PLTU II Labuan untuk bertanggung jawab. Sebab, dengan adanya bau menyengat tersebut telah merugikan masyarakat Labuan.

“Jelas pihak PLTU harus bertanggung jawab. Dengan adanya bau tersebut bisa mengganggu kesehatan masyarakat juga. Salah satu tanggung jawab tersebut, seperti hal terkecil dengan membagikan masker, juga bisa dilakukan dengan memberikan kompensasi kepada masyarakat,” kata Abdurrochim, Senin (2/9/2019).

Untuk itu, kata dia, pihaknya siap melakukan investigasi dalam mewakili masyarakat agar mendapatkan haknya terutama dalam kesehatan.

“Kalau masyarakat di sana tidak berani, kami siap terjun langsung kesana dalam melakukan mediasi. Yang penting kesehatan masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.

Kasi Penanganan Pengaduan Kasus Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang Bayu Daniswara mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan pengujian, penelitian terkait dengan kandungan udara yang dikeluarkan oleh PLTU, agar tidak memiliki dampak yang berlebihan.

”Untuk sekarang belum ada hasilnya, karena prosesnya cukup lama. Kurang lebih satu minggu, hari ini kita sudah melakukan pemeriksaan dan pengujian,” ucapnya.

Menurutnya, untuk mengetahui kandungan udara dan dampak yang ditimbulkan dari PLTU tersebut, harus menunggu hasil pengujian terlebih dahulu. Sebab, pihaknya tidak bisa menentukan.

”Kita tunggu hasilnya dahulu, harus menyelesaikan tahapannya,” tuturnya.

Sementara itu, Humas PLTU II Labuan Irwin menuturkan, adanya debu dan bau menyengat yang diakibatkan swabakar sudah biasa terjadi saat penumbukan batu bara. Sementara, untuk hasil pengujian dan pemeriksaan belum keluar hasil.

”Sudah kami selesaikan bau menyengat sudah hilang, ini juga sesuatu yang wajar pada saat pengoperasian mesin turbin. Adapun dari pemeriksaan belum keluar hasilnya,” katanya. (Ade Taufik/IF)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here