Airin Rachmi Diany Izinkan Warga Tangsel Mudik Lokal

Airin Rachmi Diany.*

TANGERANG, (KB).- Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany memperbolehkan warganya untuk melakukan mudik lokal atau halalbihalal di wilayah Tangsel saat merayakan Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah.

Mudik lokal tersebut diperbolehkan selama masyarakat patuh dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

“Kami sudah bahas itu. Sepanjang protokol Covid-19 diterapkan, datang ke rumah (saudara) kan tidak masalah. Karena kalau melarang itu susah juga, tapi ya memang sadar diri saja,” katanya di Puspemkot Tangsel, Jalan Maruga Raya, Ciputat, Selasa (19/5/2020).

“Jadi, intinya sepanjang mengikuti protokol kesehatan dan di sini ada PSBB, ya jalankan sesuai aturan,” ujarnya.

Meski demikian, orang nomor satu di Tangsel tersebut berharap, kesadaran diri dari masyarakatnya. Mengingat, kasus Covid-19 masih di Tangsel masih cukup tinggi.

“Karena nanti yang rugi siapa? Ini untuk diri sendiri. Nah, artinya PSBB ini, adalah kesadaran masyarakat. Cuci tangan, pakai masker, dan lain-lainnya itu buat diri sendiri,” ucapnya.

Tak ada relaksasi

Sementara, terkait pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap ketiga hingga Ahad (31/5/2020) mendatang, dia menuturkan, pihaknya tetap akan memperketat. Ia mengatakan, bahwa perpanjangan itu ditetapkan berdasarkan keputusan gubernur yang menjadi payung hukum PSBB ini.

Dalam pemberlakuannya nanti, orang nomor satu di Tangsel tersebut menegaskan, bahwa pihaknya akan memperketat pelaksanaan PSBB yang dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 13 Tahun 2020.

“Perketat, enggak ada relaksasi. Kewajiban harus diperketat. Sanksi kan kami sudah ada, perwalnya sudah ada kok,” tuturnya.

PSBB yang diperpanjang untuk kedua kali ini diharapkan dapat menjadi edukasi bagi masyarakat dalam menjaga kesehatannya.

“Agar masyarakat disiplin. Jadi, pada saat selesai Covid-19, kebiasaan seperti mencuci tangan, pakai masker, dan lainnya menjadi kebutuhan bagi masyarakat sehari-hari,” katanya.

Untuk itu, dengan gugus tugas yang telah dibentuk hingga tingkat RT dan RW, Pemkot Tangsel akan terus berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Memang PR (pekerjaan rumah) sekarang adalah mendorong semangat RT dan RW ini untuk enggak bosen, enggak jenuh (menerapkan PSBB di wilayahnya),” ucapnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here