Airin Minta PAD Kota Tangsel Digenjot

TANGERANG, (KB).- Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany menekankan kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tangsel untuk lebih meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan investasi.

Ia menjelaskan, saat ini untuk mendapatkan dana dari pusat dan provinsi sudah relatif sulit, juga ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya harus mendapatkan dua prestasi dari kementerian.

“Oleh karena itu, saya sering dapat penghargaan bukan untuk apa-apa, tapi untuk bagaimana mendapatkan dana insentif daerah atau juga penilaian terhadap pusat, sehingga kami mendapatkan bantuan keuangan,” katanya, akhir pekan kemarin.

Oleh sebab itu, lanjut dia, saat ini Tangsel harus lebih memaksimalkan potensi PAD yang dinilai cukup besar. “Daripada kami meminta-minta dengan tidak ada kepastian, lebih baik manfaatkan potensi PAD yang pasti untuk Kota Tangsel,” ujarnya.

Bapenda dan DPMPTSP pun ditekankannya harus memaksimalkan potensi PAD dari berbagai sektor, tak terkecuali retribusi yang harus semakin meningkat. “Orientasinya, apa yang kami keluarkan satu rupiah itu bisa menghasilkan lebih dari berapa rupiah,” ucapnya.

Ia menekankan, pertumbuhan investasi di Tangsel terus meningkat, karena akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah juga masyarakat.

Sementara, Kepala Bapenda Dadang Sofyan menjelaskan, dengan pagu anggaran sebesar Rp 33 miliar, pihaknya akan pergunakan untuk program yang sesuai dengan kebutuhan.

Untuk memenuhi instruksi Wali Kota Tangsel, pihaknya sedang melakukan pendataan potensi pendapatan dari berbagai sektor. “Sekarang kami melakukan pendataan, mana saja yang menjadi potensi, dan mana saja yang menjadi lost potensi,” katanya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here