Air Baku Sungai Keruh, PDAM Lebak Pastikan Kualitas Air Tetap Baik

LEBAK, (KB).- Pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Multatuli Lebak memastikan, kondisi air baku Sungai Ciujung dan Ciberang yang keruh tidak berpengaruh terhadap kualitas air kepada pelanggan.

Sebab, tingkat kekeruhan air baku tersebut masih normal atau pada tingkat 984 neometic turbidity unit (NTU).

Kepala Bagian Produksi PDAM Lebak, Hadirachman menjelaskan, kondisi air baku Sungai Ciberang dan Ciujung, saat ini memang sangat keruh.

Namun, dari hasil pengujian bagian produksi PDAM yang dilakukan Ahad (12/5/2019), tingkat kekeruhan air baku dari kedua sungai hanya mencapai 984 NTU. Artinya, kekeruhan air baku tidak berpengaruh pada kualitas air maupun produksi air bersih.

“Pada hari yang sama, hasil produksi air bersih masih tetap bertahan di angka 160 liter per detik,” kata Hadirachman, Senin (13/5/2019).

Menurutnya, jika tingkat kekeruhan air baku masih di bawah 1.000 NTU. Maka, penggunaan air baku dari kedua sungai tersebut dipastikan sama sekali tidak akan mengganggu hasil produksi untuk melayani air bersih kepada seluruh pelanggannya. Bahkan, pelayanan terhadap pelanggan sejauh ini tetap normal.

“Tapi, apabila curah hujan tetap tinggi. Maka, bukan tidak mungkin beberapa hari ke depan kekeruhannya bisa mencapai di atas 1.000 NTU. Tetapi, terkait hal itu tentu kita sudah langkah antisipasinya,” ujarnya.

Pelayanan bisa terganggu

Direktur PDAM Lebak Oya Masri menambahkan, hingga pekan ini pelayanan pihaknya kepada seluruh pelanggan tetap berjalan normal. Namun apabila tingkat kekeruhan air baku di kedua sungai tersebut di atas 1.000 NTU, maka pihaknya mengkhawatirkan pelayanan kepada para pelanggan kurang maksimal.

“Selama tingkat kekeruhannya di bawah 1.000 NTU, maka pelayanan kami akan selalu maksimal,” tuturnya. (ND)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here