Agus Ismaya Hasanudin: Ciptakan Universitas Standar Internasional

Dr. H. Agus Ismaya Hasanudin, SE., SH., M.Si

Calon Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Agus Ismaya Hasanudin ingin menciptakan universitas yang berstandar internasional, yang berbasis perilaku cendekia. Jika dirinya terpilih menjadi Rektor Untirta.

Menurut dia, menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara profesional dengan berupaya secara maksimal pada perilaku kecendekiaan, riset berbasis internasional, dan pengembangan kewirausahaan yang berkelanjutan. Perilaku kecendekiaan dapat diterapkan di Untirta dengan cara memfasilitasi atmosfer yang kondusif, dalam kegiatan belajar dan mengajar. Memastikan ruangan dan kondisi pembelajaran efektif dan efisien serta nyaman baik bagi dosen maupun mahasiswa.

Selain itu, dia ingin menciptakan universitas unggul berstandar internasional berbasis perilaku kecendekiaan dan riset serta pengembangan kewirausahaan yang berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas terbaik melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Salah satu caranya dengan menyelenggarakan pendidikan berstandar internasional dengan memfokuskan pada 3T. “Terbaik dalam perilaku kecendekiaan. Terbaik dalam riset berbasis internasional. Terbaik dalam pengembangan kewirausahaan yang berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, dia memiliki sejumlah program pada kelembagaan, organisasi, dan keuangan, yakni untuk penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik. Penguatan sumber pendanaan, proyek kerja sama instansi, pemberdayaan aset-aset universitas, dana hibah dan pinjaman lunak luar negeri.

Kemudian, dia akan melakukan penetapan skala prioritas anggaran, tertib dan transparansi administrasi keuangan, peningkatan PNBP unit usaha, kerja sama dan hibah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan profesional, penataan area parkir kampus dan meningkatkan peran dan fungsi satpam, serta meningkatkan fungsi senat dalam menetapkan kebijakan dan kontrol terhadap kinerja Rektor.

“Menyelesaikan bangunan fisik dan operasional, perluasan kampus baru Untirta, melanjutkan pembukaan program studi kedokteran serta program studi lain (S1, S2, dan S3),” katanya.

Selanjutnya di bidang pendidikan, dia menargetkan, untuk peningkatan kualitas lulusan dan input mahasiswa, meningkatkan sarana, prasarana, proses pembelajaran, menambah jumlah pranata LAB tersertifikasi, pelibatan mahasiswa dalam penelitian, serta meningkatkan peran dosen pembimbing, membentuk tim pemantau tugas akhir, penataan program studi dan penyempurnaan kurikulum, meningkatkan integritas dosen dan karyawan manajemen pendidikan melalui fasilitas IT.

“Ke depan meningkatkan jumlah program studi yang terakreditasi nasional dan internasional. Memperbanyak jumlah program studi yang mendapat hibah dan membuat atau meningkatkan kelas internasional,” ujarnya.

Kemudian, dia akan menciptakan kepemimpinan pengelolaan Untirta secara profesional, dengan memerhatikan berpegang pada prinsip dasar guru, Ki Hajar Dewantara. “Ingngarsa sung tuladha, Ingmadyamangunkarsa, tut wurihandayani” dosen menjadi role model dan motivating and leading atas dasar rasa saling percaya supportive leader.

“Untuk menopang para pemimpin keilmuan, pemikiran efektivitas, dan efesiensi tata kelola sistem manajemen pendidikan. Sebagai support para dosen (scientific leaders), memerhatikan sistem pendukung dalam perencanaan, dan pengembangan institusi peka terhadap permasalahan dan kebutuhan internal dan eksternal,” ujarnya.

Sementara, pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, dia akan mengembangkan pusat-pusat kajian atau studi yang berbasis riset dengan memanfaatkan kepakaran keilmuan serta mengembangkan sistem terpadu dan membuat roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat di setiap jurusan atau laboratorium.

“Meningkatkan jumlah penelitian, pengabdian masyarakat, dan publikasi ilmiah dosen, memanfaatkan produk iptek sebagai kegiatan aplikasi penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat berorientasi bisnis,” ucapnya.

Untuk bidang kemahasiswaan dan alumni, dia akan meningkatkan dana kemahasiswaan, memberikan reward bagi mahasiswa berprestasi. Kemudian, memberikan reward bagi dosen dan mahasiswa yang proposal PKM-nya didanai dan memberikan reward bagi karya mahasiswa, dalam PIMNAS dan sebagai pengganti tugas akhir.

“Meningkatkan jumlah beasiswa bagi mahasiswa yang tidak mampu dan berprestasi, meningkatkan peran alumni Untirta, meningkatkan peran Koperasi Mahasiswa dan Asrama Mahasiswa serta unit usaha,” tuturnya. (DE/YA)*

Dr. H. Agus Ismaya Hasanudin, SE., SH., M.Si, LEKTOR KEPALA Untirta, Pembina Utama Muda (IV/C), Dosen Fakultas Ekonomi Untirta, Doktor Ilmu Akuntansi 2014, Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi Untirta (2007-2011 dan 2012-2016).*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here