Agenda Mutasi Pejabat Pemkot Cilegon Mengambang

CILEGON, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon tampaknya tidak akan melakukan mutasi dan rotasi jabatan pimpinan tinggi pratama (Eselon II) dalam waktu dekat. Padahal, belakangan ini isu mutasi tersebut santer diperbincangkan para pejabat Pemkot Cilegon.

Namun, keadaan tersebut menimbulkan kesan agenda mutasi rotasi pejabat Eselon II Pemkot Cilegon mengambang. Tersiar kabar adanya sejumlah hal yang mendasari penundaan percepatan mutasi rotasi tersebut, salah satunya terkait jumlah pejabat Eselon III yang masuk masa pensiun.

Wali Kota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, mutasi rotasi yang akan datang tidak fokus hanya pada Eselon II. Namun, kegiatan ini pun meliputi Eselon III dan IV.

“Kami ingin jumlah yang dimutasi dan rotasi banyak, biar meriah. Makanya, mutasi nanti juga akan meliputi pejabat Eselon III dan IV,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Jumat (27/9/2019).

Menurut Edi, saat ini kekosongan kursi di jabatan Eselon III masih sedikit. Dimana pada September ini, baru tiga kursi yang mengalami kekosongan.

“Sekarang kan baru tiga pejabat Eselon III yang masuk masa pensiun. Saya inginnya saat mutasi rotasi, jumlah kursi kosongnya lebih dari itu. Jadi paling nunggu dulu, entah itu Oktober atau November,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya pun belum mendapatkan jawaban dari hasil koordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Yakni terkait prosedur open bidding (lelang jabatan) dan sejumlah pejabat Eselon II yang belum berganti kursi selama lebih dari lima tahun.

“Dari KASN pun belum keluar. Kalau sudah keluar, saya juga gak sabar ingin segera lakukan mutasi rotasi,” tuturnya.

Di sisi lain, keresahan sedang melanda para pejabat Eselon II. Salah seorang kepala dinas yang enggan disebutkan namanya mengatakan, ketidakpastian waktu mutasi membuat dirinya serba salah dalam melaksanakan agenda kedinasan.

“Ini kapan sih mutasinya, masalahnya kami ini jadi serba salah. Mau melakukan hal ini, takut tertunda di tengah jalan karena mutasi. Tidak dikerjakan pun, ini sudah jadi program dinas,” ucapnya.

Pada bagian lain, Kepala BKPP Kota Cilegon Mahmudin mengatakan, pada dasarnya siap untuk melaksanakan mutasi rotasi. Namun terkait kapan waktunya, ia menyerahkan ke pimpinan daerah. “Itu terserah Pak Wali,” ucap Mahmudin. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here