Ada 5 Kertas Suara di Pileg dan Pilpres 2019, Pemilih Masih Bingung

SERANG, (KB).- Sebagian masyarakat masih bingung memilah lima surat suara yang akan dicoblos pada pemungutan suara Pemilu 2019, 17 April mendatang. Sebab, masih banyak masyarakat di Banten yang belum mendapatkan informasi utuh.

Untuk diketahui, pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) dilaksanakan secara bersamaan atau serentak. Dengan pelaksanaannya yang serentak itu, masyarakat harus mencoblos lima kertas suara yang terdiri atas empat surat suara pileg dan satu pilpres.

Untuk pileg, masyarakat akan mendapat kertas suara untuk DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, DPR RI dan DPD RI. Untuk keempat kertas suara pileg, KPU telah memberikan warna tersendiri pada masing-masing suara sesuai dengan tingkatannya. Surat suara warna hijau untuk DPRD kabupaten/kota, biru untuk DPRD provinsi, kuning untuk DPR RI, merah untuk DPD RI. Sedangkan untuk kertas suara abu-abu untuk pilpres.

Anggota Bawaslu Banten Ali Faisal mengatakan, masih banyaknya masyarakat yang belum mendapatkan informasi utuh tentang surat suara, menjadi tugas tersendiri bagi KPU, Bawaslu, peserta pemilu dan tim pemenangan.

“KPU sebagai penyelenggara harus lebih intens untuk melaksanakan sosialisasi dan pendidikan pemilih dan pendidikan politik. Hal yang sama juga dilakukan oleh Bawaslu khususnya sosialisasi pemilu dan fungsi pengawasan partisipatif,” katanya katanya kepada Kabar Banten, Senin (11/2/2019).

Selain itu, lanjut dia, peserta pemilu dan tim pemenangan juga perlu melakukan hal yang sama. “Capres-cawapres melalui timnya di daerah juga melakukan hal yang sama. Media dan dunia kampus juga dapat turut membantu,” ujarnya.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan informasi utuh tentang surat suara merupakan hal wajar. “Wajar di antara masyarakat masih ada yang bingung, karena jumlah surat suara yang banyak karena serentak. Kita optimistis pemilu kita tinggal 65 hari lagi, jika semua pihak yang tadi saya dilakukan secara intens insyaAllah tercapai,” ucapnya.

Terpisah, Anggota KPU Banten Eka Satialaksmana mengatakan, pihaknya terus menyosialisasikan tentang surat kepada masyarakat. Saat ini surat suara untuk pemilu juga sebagian sudah ada yang sampai di KPU Kota Serang.”Yang kabupaten/kota baru Kota Serang, yang DPR RI baru dapil II Kota Serang juga,” tuturnya.

KPU telah memberikan kode khusus pada surat suara untuk mengantisipasi adanya pemalsuan. “Ada kode dan tanda khusus sebagai pengaman. (kebutuhan surat suara di Banten) 41.432.674. Maret sudah masuk semua,” katanya. Terkait penyaluran surat suara pada musim hujan seperti saat ini, mantan Anggota Bawaslu Banten ini mengaku tidak ada kendala. “Kalau dari penyedia ke gudang kab./kota ga ada kendala,” ujarnya.

Optimistis sesuai target 

Sementara itu, KPU Kota Cilegon terus menyosialisasikan Pemilu 2019 kepada seluruh pemilih, dengan mengoptimalkan relawan demokrasi (relasi) yang berjumlah 55 orang. Ketua KPU Cilegon Irfan Alvi optimistis target yang dicanangkan akan tercapai.

“Ada beberapa alasan dimana target 77 persen akan tercapai. Dimana, salah satunya adalah kami mengoptimalkan relawan demokrasi (Relasi) yang merupakan ujung tombak dalam melaksanakan sosialisasi pemilu berbasis komunitas,” ucapnya, Senin (11/2/2019).

Dia mengatakan, jumlah Relasi sebanyak 55 orang selalu melakukan sosialisasi terhadap pemilih berbasiskan komunitas. Ia mencontohkan, dalam sehari ada sekitar 5-10 Relasi melakukan sosialisasi baik kepada pemilih pemula maupun komunitas.

“Jadi, selain kami pro aktif melakukan sosialisasi dan tatap muka langsung, masing-masing Relasi mempunyai basis dan laporan,dimana misalnya pada hari ini melakukan sosialisasi kepada disabilitas, kemudian ada juga komunitas burung berkicau, komunitas ibu-ibu pengajian dan lainnya. Dengan sisa waktu sekitar 65 hari, kami optimistis saja target tersebut akan tercapai,” ucapnya.

Dari Kabupaten Serang, sejumlah partai politik pun mulai mempersiapkan strategi dalam menghadapi kampanye rapat umum dan media massa calon anggota legislatif (Caleg) peserta Pemilu 2019 akan dimulai pada 24 Maret-13 April mendatang.

Komisioner KPU Kabupaten Serang Idrus mengatakan, sesuai jadwal kampanye rapat umum baru akan dimulai pada 24 Maret-13 April. Begitu juga untuk jadwal kampanye di media cetak dan elektronik. “Teknisnya nanti kita menunggu arahan dari KPU Provinsi Banten. Agar pelaksanaannya bareng biasanya kabupaten/kota,” tuturnya, Kamis (7/2/2019).

Sementara, Ketua DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Serang Mansur Barmawi mengatakan, untuk persiapan menyambut masa kampanye rapat umum dan di media massa, semuanya sudah disiapkan. “Itu mah sudah ada persiapan, dan ada bidangnya,” katanya.

Mansur mengatakan, untuk masing-masing caleg pun saat ini sudah mulai bergerak. Menurut dia, pergerakan caleg tersebut tidak hanya terpaku pada kampanye terbuka. “Kampanye terbuka itu untuk penguatan saja. Namun yang jelas sosialisasi dan silaturahim yang dilaksanakan caleg PKS sudah berjalan semaksimal mungkin,” tuturnya. (SN/HS/DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here