Kamis, 21 Juni 2018

938 Ruang Kelas Baru Siap di Bangun

SERANG, (KB).- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten pada tahun 2018 akan menambah gedung Ruang Kelas Baru (RKB) sebanyak 938 SMA/SMK. Jumlah tersebut diterdiri dari 819 kekurangan ruang kelas dan 119 rusak berat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, E. Kosasih Samanhudi mengatakan, Pemprov Banten akan memprioritaskan sektor pendidikan. Salah satunya, dengan menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk pendidikan adalah memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk memberikan ruang belajar yang nyaman.

“Jumlahnya ada 938 ruang kelas baru yang akan di bangun dari yang kekurangan kelas dan rusak berat. Dengan melakukan perbaikan di setiap ruang kelas tentu akan memberikan kenyamanan. Bagi kami, pendidikan ini sangat penting untuk meningkatkan sumber daya manusia dan kesejahteraan masayarakat di Provinsi Banten,” katanya kepada Kabar Banten, Sabtu (3/3/2018).

Ia mengatakan, rehabilitasi ruang kelas yang rusak dan sedang pada tahun 2017 sebanyak 176 ruang. Kemudian, pemprov juga membangun perpustakaan, laboratorium, ruang parktik dan ruang keterampilan serta pembangunan unit sekolah baru. Dengan membangun sarana prasarana yang ada di sekolah membuat siswa semangat bersekolah.

“Melalui program ini, banyak peluang bagi anak-anak usia sekolah di Banten untuk mengenyam pendidikan. RKB ini juga untuk memperlancar kegiatan belajar mengajar (KBM). Penambahan RKB dilakukan terkait tingginya minat belajar di sekolah,” tuturnya.

Ia mengatakan selain RKB juga akan meningkatkan kesejahteraan guru honorer. Dengan adanya peningkatan kesejahteraan, guru-guru dapat memberikan kontribusi dan harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi. Peningkatan kualitas sarana pendidikan juga menjadi pioritas utama. seluruh fasilitas belajar pendukung harus layak dan bersih.

“Kami juga akan meningkatkan kompetensi guru, penguatan program vokasi pada sekolah menengah kejuruan (SMK). sesuai dengan amanat inspres nomor 9 tahun 2016 dan potensi daerah Banten sebagai daerah industri, baik dari hulu maupun hilir,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Pabuaran, Kabupaten Serang, Utori mengatakan masih banyak ruang kelas yang mengalami kerusakan. Ruang kelas ini diharapkan bisa diperbaiki agar kegiatan belajar mengajar menjadi nyaman. Ruang kelas yang rusak juga tentu tidak akan membuat nyaman. Rencana perbaikan ruang kelas oleh pemprov, tentu menjadi kabar baik. “Kalau memang benar tentu kami sangat menyambut baik. Banyak ruang kelas yang keadaanya masih rusak. semoga saja sekolah kami salah satu yang ingin diperbaiki,” katanya. (DE)***


Sekilas Info

PONPES DAAR EL ISTIQOMAH GELAR WISUDA SANTRI

SERANG, (KB).- Ponpes Daar El Istiqomah asuhan KH. Sulaeman Ma’ruf gelar wisuda santri KMI (Kulliyatul Muallimin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *