Sabtu, 26 Mei 2018

921 Siswa SMA tidak Lulus UNBK

SERANG, (KB).- Sebanyak 921 peserta ujian ­nasional berbasis komputer ­(UNBK) pada jenjang pendidikan SMA/SMK/MA dinyatakan tidak ­lulus. Hal tersebut berdasarkan ­data dari Dinas Pendidikan dan ­Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten.

Kepala Disdikbud Banten, Engkos Kosasih Samanhudi mengatakan, jumlah sekolah pada jenjang pendidikan SMK yang ikut UNBK sebanyak 647 sekolah, dengan jumlah peserta yang mendaftar UNBK sebanyak 79.202 siswa.

“Sebanyak 921 siswa SMK/SMA yang tidak lulus tahun ini berdasarkan data peserta ujian UNBK di Provinsi Banten, sedangkan peserta yang ikut UNBK dinyatakan lulus 100 persen, sedangkan yang tidak ikut UNBK sebanyak 504. Artinya, sebanyak 504 tidak lulus, karena tidak ikut UNBK,” katanya kepada Kabar Banten, Kamis (3/5/2018)

Ia menuturkan, untuk nilai tertinggi pada jenjang pendidikan SMK, adalah Rizka Amelia Lestari dari SMKN 1 Kota Tangerang, dengan nilai total sebesar 377,0, sedangkan rata-rata nilai UNBK pada mata pelajaran bahasa Indonesia 59.37, bahasa Inggris 38.19, matematika 39.72, dan kompetensi 39.72, sedangkan pada jenjang pendidikan MA, jumlah siswa yang terdaftar sebanyak 22.059 siswa dan yang ikut sebanyak 21.924 siswa. Adapun yang tidak mengikuti ujian nasional sebanyak 135 siswa.

“Rata-rata nilai yang diperoleh peserta pada jenjang pendidikan MA pada mata pelajaran IPA 43.98 dan IPS 40.18. Nilai siswa tertinggi IPA, Taqya Izdihar Muhanandi siswa MAN Insan Cendekia Tangsel dengan total nilai 380.50,” ujarnya.

Ia mengatakan, nilai siswa IPS ter­tinggi, adalah Belinda Azzahra Irwan Putri siswi MAN Insan Cendekia Tangsel 357.00 dan nilai tertinggi agama, adalah Fahmia Nuha Tsabita pelajar MA Tunas Ulama Mahad Al ­Abqory Kota Serang 322.50. Pada jenjang pendidikan SMA yang ikut UNBK sebanyak 60.293 siswa dari 542 sekolah penyelenggara UNBK. Dari jumlah 60.293 siswa yang ikut UNBK sebanyak 60.011 siswa.

“Jadi, yang tidak mengikuti UNBK sebanyak 282 siswa. Total peserta ujian nasional yang tidak ikut ujian nasio­nal pada jenjang pendidikan SMA/­SMK­/MA sebanyak 921 siswa dengan alasan yang beragam, di antaranya meninggal dunia, keluar (DO) atau pindah. Rata-rata nilai untuk mata pelajaran IPA 51.92 dan IPS 45.69, sedangkan nilai tertinggi IPA diraih Dwinanda Tsania Lailaturrahmah pelajar SMAN 1 Serang 385.00. Untuk IPS nilai tertinggi direbut Patrick Richard Surya pelajar SMA Santa ­Ursula BSD Kota Tangsel 368.50,” ucapnya. (DE/TN)*


Sekilas Info

PPDB 2018, Pemkot Serang Tetapkan Sistem Zonasi

SERANG, (KB).- Penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2018 Kota Serang menggunakan sistem zonasi. Tujuan utama sistem …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *