8.000 Honorer Tersandera CASN

PANDEGLANG, (KB).- Sekitar 8.000 lebih tenaga honorer yang mengabdi puluhan tahun di Pemkab Pandeglang
tidak bisa mengikuti seleksi penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2018. Ribuan nasib honorer tersebut tersandera batas usia maksimal 35 tahun dalam seleksi CASN. Persyaratan pembatasan usia tersebut sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pertahanan dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor : 36 Tahun 2018.

Ketua Forum Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Pandeglang, Rohendi membenarkan 8.000 teman-teman honorer gagal memperbaiki nasibnya ingin menjadi CASN. Meski mereka puluhan tahun mengabdi untuk pemerintah, namun terganjal usia. Rata-rata usia mereka di atas 35 tahun.

”Iya, hampir 8.000 lebih honorer tak punya kesempatan ikut penerimaan tes CASN. Jelas, ini ada ketidakadilan, orang kami yang sudah mengabdi puluhan tahun kehilangan harapan hanya karena Permenpar RB. Kami merasakan ada diskriminasi atas pembatasan syarat usia. Seharusnya negara memberikan pengecualian khusus bagi tenaga honorer agar bisa ikut mendaftar seleksi CASN,” kata Ketua FPHI Pandeglang, Rohendi kepada Kabar Banten, Kamis (27/9/2018).

Menurut dia, aspirasi tersebut telah disampaikan para honorer kemarin lewat aksi. Namun tidak membuat solusi, karena keputusannya ada di pemerintah pusat. Hasil audiensi dengan bupati juga tidak memberikan solusi, karena pemerintah daerah hanya berwenang berkirim surat saja ke pemerintah pusat.

”Ya, kami sudah tempuh audiensi dengan bupati bersama Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) di pendopo, namun tidak memberikan jawaban pasti. Sebab, pemkab hanya bisa berkirim surat ke pemerintah pusat dan itu bukan solusi ,” ucapnya.

Ia mengatakan, saat ini para honorer masih menahan diri dan belum mengambil aksi mogok kerja. Sebab, jika terjadi mogok kerja, tentu akan menghambat pemerintahan. ”Saya yakin, kalau para honorer mogok kerja, instansi pemerintahan bisa mengalami kelumpuhan. Namun kami pun tidak mengharapkan hal itu terjadi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BKD Pandeglang H. Ali Fahmi Sumanta mengatakan, jumlah tenaga honorer di Pandeglang sebanyak 8.890 orang. ” Untuk jumlahnya 8.890 orang, terdiri dari kategori 2 sebanyak 2.792, 1.613 (TKK) dan 4.485 (TKS),” ucapnya. (Ade Taufik/EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here