70 Penerima Hibah Bansos Tunggu SK Bupati Serang

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tahun ini telah menyiapkan dana hibah dan bantuan sosial (Bansos) senilai Rp 4,1 miliar untuk disalurkan kepada penerima bantuan yang mengusulkan proposal melalui aplikasi Serang Open.

Namun sebelum disalurkan, Pemkab akan melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap 70 proposal yang masuk tersebut untuk kemudian bisa mendapatkan Surat Keputusan (SK) Bupati Serang.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Serang Febrianto mengatakan, berdasarkan hasil penjaringan Serang Open yang lolos verifikasi pada tahap awal semuanya ada 70 proposal. Namun dari jumlah tersebut, semuanya belum dapat dipastikan bisa menerima bantuan, karena ada beberapa tahapan lagi yang harus dilalui.

Bisa saja jumlah itu kemudian berkurang. Sebab, verifikasi itu dilakukan ke lapangan secara langsung.

“Jadi nanti kita verifikasi ke tahap berikutnya, sehingga 70 proposal itu kemungkinan ada yang tereliminasi, kenapa? Pertama, proposal itu belum berbadan hukum. Kedua, proposal itu sudah menerima bantuan di tahun terlewat, karena bantuan hibah itu tidak boleh terus menerus. Dana hibah yang akan disalurkan di tahun 2019 Rp 4,1 miliar,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/3/2019).

Namun, kata dia, ada beberapa lembaga yang memang diperbolehkan mendapatkan bansos secara terus menerus. Seperti PMI, KNPI, MUI, LPTQ, Pramuka dan KONI itu diperbolehkan mendapatkan bantuan hibah secara berturut-turut.

Ini dikarenakan lembaga tersebut sudah ditetapkan melalui peraturan bupati (Perbup). “Selain dari penerima itu akan kita cancel kalau sudah pernah menerima bantuan, karena dasar hukumnya sudah jelas tidak boleh terus menerus,” tuturnya.

Febri menjelaskan, proposal yang masuk ke Serang Open paling banyak adalah terkait sarana keagamaan seperti majelis taklim, musala, masjid dan madrasah. Adapun untuk bantuan sarana keagamaan masing-masing mendapat Rp 10 juta.

Setelah itu, pihaknya berencana untuk mengundang para penerima hibah di masing-masing lembaga yang tersebar di 29 kecamatan dan beberapa ormas Islam yang akan diberikan bantuan APBD. ”Itu pun setelah ada penetapan SK Bupati, sekarang sudah di bagian hukum,” tuturnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here