6 Calhaj Banten Gagal Berangkat

Dr. H. Machdum Bachtiar, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Banten.*

SERANG, (KB).- Jemaah calon haji (calhaj) asal Banten yang gagal berangkat ke Tanah Suci bertambah. Sebelumnya diberitakan, empat calhaj dipastikan gagal berangkat di antaranya karena sakit. Saat ini terhitung ada 6 calhaj asal Banten yang gagal ke Tanah Suci, dua lainnya dikarenakan meninggal dunia.

Hal tersebut diungkapkan Kepala bidang (Kabid) Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Machdum Bahtiar saat dihubungi, Kamis (18/7/2019).

“Jadi ada enam orang yang gagal berangkat, dua orang meninggal seorang di antaranya meninggal di Rumah Sakit Haji di Pondok Gede Jakarta karena serangan jantung. Sedangkan seorang calon jemaah yang meninggal di rumah. Kemudian empat lainnya yang gagal berangkat yakni seorang calon jemaah sedang hamil, dua calon jemaah sakit serta satu calon jemaah dengan alasan sesuatu hal,” kata Machdum kepada Kabar Banten.

Ia meminta kepada jemaah calon haji untuk menjaga kesehatan dengan istirahat total jelang keberangkatan ke Tanah Suci, mengingat cuaca di sana sangat panas.

“Cuaca di Mekkah cukup panas sehingga calon jemaah harus menjaga kesehatan agar bisa menunaikan ibadahnya dengan baik. Kami berpesan jika ke luar hotel jangan lupa membawa payung, masker dan semprotan air,” tuturnya.

Sementara itu, ia mengatakan, memasuki kloter ke 24 dari Kabupaten Tangerang yakni 385 jemaah calon haji, dan sudah berada di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Mereka akan diberangkatan pada Jumat (19/7/2019) pukul 13.00 WIB dari Bandara Soekarno Hatta.

“Sudah 3.465 jemaah calon haji yang sudah diberangkatkan pada gelombang pertama. Pada gelombang kedua pada (19/7/2019) tiba di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta serta diberangkatkan pada (20/7/2019) dari Bandara Soekarno Hatta,” ujarnya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here