6 Caleg Eks Koruptor di Banten Diumumkan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI membeberkan 49 nama Calon Legislatif (Caleg) mantan koruptor yang ikut bertanding dalam pesta demokrasi tersebut. Dari 49 nama tersebut, 6 caleg di antaranya adalah di dapil Banten.

Berdasarkan daftar nama caleg eks koruptor yang dirilis oleh KPU, keenam nama caleg eks koruptor dari Banten itu berasal dari Partai Gokar Partai Golkar 4 orang, PAN 1 orang, dan Partai Demokrat adalah 1 orang.

Keempat nama dari Partai Golkar adalah caleg DPRD Provinsi Banten (Dapil Banten 6, nomor urut 4) Desy Yusnandi, caleg DPRD Provinsi Banten (Dapil Banten 9, nomor urut 5) H. Agus Mulyadi, caleg DPRD Kabupaten Pandeglang (Dapil Pandeglang 1, nomor urut 9)

Heri Baelanu, caleg DPRD Kabupaten Pandeglang (Dapil Pandeglang 5, nomor urut 8) Dede Widarso. Dari PAN, Caleg DPRD Kota Cilegon (Dapil Kota Cilegon 2, nomor urut 1) Bahri Syamsu Arief dan dari Partai Demokrat caleg DPRD Kota Cilegon (Dapil Cilegon 1, nomor urut 4) Jhony Husban.

Dari data yang dihimpun KPU, ada 49 nama caleg eks koruptor yang terdiri dari 40 caleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan 9 caleg Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Dari 40 caleg DPRD yang eks napi korupsi itu, sebanyak 16 orang merupakan caleg untuk DPRD provinsi, dan 24 caleg untuk DPRD kabupaten/kota.

Dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019, ada 12 partai yang terdapat eks koruptor dalam daftar calegnya. Jika diurutkan, tiga partai yang paling banyak terdapat caleg eks koruptor adalah Partai Golkar (8 caleg), Partai Gerindra (6 caleg), dan Partai Hanura (5 caleg). Sementara itu, tidak ditemukan caleg berstatus eks koruptor di empat partai.

Empat partai tersebut adalah PKB, Partai Nasdem, PPP, dan PSI. Daftar nama caleg yang berstatus eks koruptor ini juga akan diumumkan KPU pada situs resminya dalam waktu dekat. Selain nama dan dapil caleg, kasus korupsi yang pernah menjerat caleg tersebut juga akan dicantumkan.

“Totalnya ada 49 orang. Caleg DPRD Provinsi 16 orang, caleg DPRD Kab/Kota 24 orang, Caleg DPD RI total 9 orang, maka totalnya 49 orang,” kata Arief Budiman, dilansir Okezone Rabu (30/1/2019) malam.

Menurutnya, data yang diperoleh itu berdasarkan hasil pengecekan secara komprehensip hingga ke tingkat kabupaten kota. Kami harus mengecek dan memastikan bahwa daftar nama yang akan kita ekspose ke masyarakat benar-benar valid. Namun jika untuk caleg DPR RI, tidak ada yang bekas koruptor,” ucapnya. (Yadi Jayasantika)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here