Minggu, 18 November 2018

58 Hotel di Kabupaten Pandeglang Belum Bersertifikasi

PANDEGLANG, (KB).- Sebanyak 58 hotel di Kabupaten Pandeglang belum memiliki sertifikasi usaha bidang pariwisata. Meski demikian, sertifikasi usaha tersebut merupakan regulasi baru dari Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU).

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pandeglang, Widiasmanto membenarkan ada sekitar 58 hotel yang belum memiliki sertifikasi usaha. Namun demikian, Widiasmanto menilai aturan tersebut baru diberlakukan, sehingga wajar kalau ada hotel yang belum bersertifikasi usaha bidang pariwisata.

“Setahu saya semua bersertifikasi, tetapi memang masih yang lama, baru pada menyesuaikan aturan baru melalui LSU. Untuk sekarang kan bukan saja syarat sertifikasi usahanya, tetapi juga ada aturan karyawan,” kata Ketua PHRI Pandeglang, Widiasmanto kepada Kabar Banten, Selasa (6/11/2018).

Ia mengatakan, sertifikasi merupakan suatu keharusan bagi setiap badan usaha, khususnya bidang pariwisata. Sertifikasi tersebut sebagai ukuran kompetensi pelayanan standar ASEAN global.

“Kalau soal sertifikasi memang menjadi keharusan, tetapi yang penting sama-sama menunaikan kewajiban sebagai badan usaha membayar pajak dan lain-lain. Kami juga berusaha meningkatkan kompetensi SDM dengan harapan bisa menyesuaikan standar ASEAN gobal, sehingga siap menerima wisatawan domestik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sertifikasi hotel tersebut merupakan langkah meningkatkan dan perbaikan, standardisasi serta pengelasan hotel. (Ade Taufik/EM)*


Sekilas Info

Pemilih Pemula Perempuan Diberikan Pendidikan Politik

PANDEGLANG, (KB).- Pemilih pemula perempuan diberikan pendidikan politik dalam kegiatan “Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula Perempuan”, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *