521 Koperasi Masih Aktif

PANDEGLANG, (KB).- Dari 1.000 lebih koperasi yang ada di Pandeglang hanya sekitar 521 koperasi yang masih tercatat aktif di Kementerian Koperasi. Sementara koperasi lainnya ada yang sudah pasif dan bahkan membubarkan diri.

Meski demikian, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pandeglang terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap koperasi yang masih aktif. Namun untuk koperasi yang pasif masih terus dilakukan pendataan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pandeglang Tatang Muhtasar menyatakan, peran koperasi di Pandeglang masih terbilang baik. Sebab, ratusan koperasi yang aktif itu bergerak diberbagai bidang.

“Umumnya koperasi itu berdiri mandiri dan bergerak di bidang produk minuman dan makanan khas daerah. Iya, cukup memberikan kemajuan terhadap lembaga koperasi sendiri,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tatang Muhtasar kepada Kabar Banten, Ahad (13/10/2019).

Menurut Tatang, kehadiran koperasi harus terus digalakan, karena memberikan manfaat bagi kesejahteraan anggota. Sejalan dengan HUT ke-72 koperasi tingkat kabupaten, tentu harus menjadikan koperasi sebagai alat perjuangan ekonomi bangsa.

“Iya, koperasi akan membawa anggota lebih sejahtera dan mandiri. Koperasi juga akan mampu memberikan sumbangsih bagi kemajuan daerah. Sebab, koperasi telah mampu untuk mengelola potensi daerah,” ujar Tatang.

Sementara itu, Ketua Dewan Koperasi Pimpinan Daerah (Dekopinda) Pandeglang Drs. Cecep Gunawan, M.Pd didampingi Ketua pelaksana kegiatan HUT ke-72 Koperasi H. Kamir mengatakan, banyak rangkaian kegiatan yang dilaksanakan menyambut puncak peringatan HUT ke-72 koperasi.

“Iya, pelaksanaan kegiatan cerdas cermat koperasi tingkat Provinsi Banten. Tahun ini Pandeglang mampu meraih juara pertama. Ya, prestasi ini akan terus dipertahankan,” ucap Cecep.

Menurut dia, koperasi juga bisa dijadikan sebuah perusahaan era milenial. Karena koperasi tersebut akan mampu menciptakan sistem ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan.

“Di Pandeglang peran koperasi masih eksis, karena hampir 521 koperasi masih bergerak aktif. Manajemen koperasinya bagus dan mereka bergerak di berbagai bidang, seperti produksi makanan, minuman, kerajinan dan simpan pinjam yang diatur oleh peraturan perkoperasian,” tuturnya.

Selain itu, Cecep mengajak para pengurus koperasi di Pandeglang agar terus meningkatkan semangat kerja demi kemajuan koperasi. Apalagi sekarang, koperasi akan menghadapi era revolusi 4 titik nol (4.0).

Untuk mempertahankan dunia koperasi sebagai urat nadi perekonomian bangsa dibutuhkan semangat bekerja dan mandiri demi pengembangan dan kemajuan koperasi.

“Kita harus optimistis ke depan perkoperasian di Pandeglang akan semakin berkembang pesat sejalan dengan arah industrialisasi koperasi,” ucapnya. (EM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here