Selasa, 21 Agustus 2018

5 Rumah Roboh Tertimpa Pohon

PANDEGLANG, (KB).- Dalam sehari sebanyak lima rumah warga di Pandeglang roboh akibat tertimpa pohon tumbang, Sabtu (13/1/ 2018). Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun seorang warga Citeureup Kecamatan Panimbang , Amin (50) mengalami luka berat akibat tertimpa batang pohon kelapa yang menimpa rumahnya.

Menurut data Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang menyebutkan, kelima rumah roboh yakni milik Bordin (50) warga Kampung Kanyere RT 001/RW 009 , Desa Cigondang, Kecamatan Labuan. Rumah milik Iwan (36) dan Sarkem (60) warga Desa Pasirloa, Kecamatan Sindangresmi, Sakum (40) warga Kampung Taneuh Urug, Desa Gunungbatu, Kecamatan Munjul. Dan rumah milik Kasda (58) warga Kecamatan Cangkudu, Desa Citeurup, Kecamatan Panimbang.

“Tidak ada korban jiwa. Tetapi seorang warga luka berat tertimpa reruntuhan atap rumah. Rumah tersebut roboh tertimpa pohon tumbang,” kata anggota Tim URC BPPD Pandeglang, Ade Mulyana kepada Kabar Banten seusai meninjau lokasi kejadian. Menurut dia, untuk korban luka sudah dibawa ke tempat pengobatan alternatif. Kondisinya sudah mulai membaik. ”Umumnya pohon tumbang tersebut akibat angin kencang. Ya, termasuk rumah milik Kasda ambruk tertimpa pohon kelapa,” ujarnya.

Menurut Ade, saat kejadian pemilik rumah sedang tidur di gardu ronda, tiba-tiba pohon kelapa roboh dan menimpa rumahnya. Tapi, salah satu anggota keluarganya sedang tertidur di rumah pada saat kejadian. Ia menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pagi hari. Dan terjadi hujan deras mengguyur beberapa wilayah di Pandeglang.  ”Umumnya rumah yang roboh tertimpa pohon tumbang bangunannya semi permanen. Ada juga yang rumahnya panggung. Seperti rumah panggung yang dihuni korban atas nama Amin,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Seksi Kebencanaan BPBD Pandeglang, Endan, membenarkan ada lima rumah roboh tertimpa pohon. Dan sudah mendata rumah tersebut untuk secepatnya mendapatkan bantuan.
Sementara itu, Camat Panimbang, Suaedi Kurdiatna mengatakan, ada rumah warganya tertimpa pohon. Ia akan berupaya membantu meringankan beban korban. “Ini kan musibah yang tidak terduga dan saya akan membantu korban,” tuturnya.

Ia mengimbau warga tetap mewaspadai setiap pohon besar. Karena pohon tersebut rawan tumbang saat intensitas curah hujan tinggi yang disertai angin kencang. “Saya imbau warga, terutama yang dekat pohon besar agar berhati-hari saat hujan deras dan angin kencang,” katanya. (IF)***


Sekilas Info

Warga Adukan Pencemaran Sungai

PANDEGLANG, (KB).- Warga Kampung Ciherang, Desa Cimoyan, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang berencana mengadukan pencemaran Sungai Ciherang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *