Selasa, 11 Desember 2018

5 Orang Daftar Calon Anggota KPU Banten

SERANG, (KB).- Sejak dibukanya pendaftaran calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten, Senin hingga Rabu (12-14/2/2018), sudah ada 18 orang orang yang mengambil formulir. Namun dari 18 orang itu, baru 5 orang yang mengembalikan formulir atau resmi mendaftar.

Ketua Tim Seleksi Calon Anggota KPU Banten Lili Romli mengatakan, perkembangan pendaftaran calon anggota KPU Banten sampai kemarin sudah ada 18 orang yang mengambil formulir. Sedangkan dari jumlah tersebut baru 5 orang yang sudah mengembalikan formulir atau resmi mendaftar.

Ke-18 orang tersebut di antaranya satu orang berasal dari Kota Tangerang Selatan, satu orang dari Tangerang, satu orang dari Kabupaten Pandeglang, dua orang dari Kabupaten Lebak. Sedangkan sisanya berasal dari wilayah Kota Serang. “Jadi dominan masih dari Kota Serang,” ujarnya kepada Kabar Banten, Rabu (14/2/2018).

Sedangkan untuk 5 orang yang telah mengembalikan formulir dua orang berasal dari Kota Serang, dua orang dari Kabupaten Lebak, dan satu orang dari Kota Tangerang Selatan. “Kalau pengambilan formulir itu ada juga yang dari website KPU Banten, jadi enggak langsung ke kantor. Lebih mudah juga kalau lewat website,” ucapnya.

Untuk pendaftaran dibuka sejak sejak 12-21 Februari ini. Secara dominan mereka yang mengambil formulir masih berasal dari wilayah Kota Serang. Melihat masih minimnya yang mendaftar menjadi anggota tersebut, dirinya pun mengimbau putra terbaik Banten agar segera mendaftar ke kantornya.

Dirinya pun mengingatkan, jangan sampai masyarakat mendaftar saat injury time. Sebab, dalam proses pendaftarannya tersebut terdapat beberapa persyaratan yang memang membutuhkan waktu cukup lama. “Misalnya surat keterangan dari pengadilan negeri itu agak lama, karena itu tahapannya sebelum ke surat pengadilan negeri dari RT/RW, kelurahan, kecamatan dan kepolisan baru ke pengadilan.” tuturnya.

Surat tersebut menyatakan bahwa pendaftar tidak pernah dihukum dengan ancaman 5 tahun penjara. Kemudian juga bagi para ASN mereka pun perlu untuk meminta izin atau persetujuan dari atasannya sebelum melakukan pendaftaran. Untuk sementara, mereka yang mengambil formulir tersebut belum diketahui berasal dari latar belakang mana. Sebab saat pengambilan formulir, tim sel hanya boleh menanyakan nama dan asalnya saja.

“Enggak ada, karena kita belum lihat datanya, jadi cuma ada namanya mengambil. Memang belum bisa kita buktikan, nanti kalau sudah daftar baru tahu dari mana. Belum diteliti soalnya nanti setelah daftar semua baru kita rekap jadi ketahuan latar belakangnya apa dan siapa. Sekarang mah masih ambil saja, ya kita kasih saja,” ucapnya.

Dalam proses pendaftaran ini, pihaknya pun menargetkan sebanyak-banyaknya. Sebab semakin banyak yang mendaftar akan semakin baik dan memberikan banyak pilihan dalam proses seleksi tersebut. “Minimal 49 orang yang daftar dan maksimal 60 orang. Kalau misalkan yang daftar kurang dari 49 orang maka akan diperpanjang selama satu minggu. Sedangkan kalau lebih dari 60 orang, maka akan diberlakukan seleksi untuk kemudian diambil 60 orang,” tuturnya. (DN)***


Sekilas Info

RSUD Kota Serang Siap Kerja Sama dengan BPJS

SERANG, (KB).- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Toyalis mengatakan, pembangunan tahap kedua Rumah Sakit Umum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *