5.000 Warga Kabupaten Serang Belum Rekam KTP-El

SERANG, (KB).- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang mencatat, ada sebanyak 5.000 warga yang belum melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). Mereka rata-rata wajib KTP baru yang baru lulus sekolah menengah atas.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang, Asep Saefudin Mustopa mengatakan, menurut perhitungan pihaknya, saat ini di Kabupaten Serang tinggal 5.000 wajib KTP yang belum melakukan perekaman.

“Itu juga perhitungan sampai Desember, mereka itu yang baru lulus sekolah, yang muda-muda, kalau yang tua-tua sudah jarang. Tapi, kalau rekam kami optimistis selesai, kami usahain, mudah-mudahan lancar,” katanya kepada Kabar Banten, Jumat (12/10/2018).

Ia optimistis, dapat segera menyelesaikan perekaman KTP-el tersebut, karena perekaman, selain di kantor Disdukcapil juga dapat dilaksanakan di kecamatan.

Menurut dia, masyarakat pada prinsipnya sudah mulai sadar, bahwa KTP-el tersebut sangat dibutuhkan. Sekarang, Disdukcapil yang cukup kewalahan melayani masyarakat yang cukup banyak tersebut membuat KTP.

“Walaupun ada sanksi dari dirjen, bahwa jika tidak melakukan rekam datanya akan dibekukan saya tidak khawatir, karena dari sisi perekaman saya lihat sudah sangat luar biasa,” ujarnya.

Disinggung mengenai ketersediaan blangko KTP-el, tutur dia, terakhir pihaknya mendapat 2.000 keping. Namun, jumlah tersebut masih kurang, sehingga harus pergi ke Jakarta lagi untuk meminta blangko.

“Blangko sih dapat, tapi gak banyak, besok kami akan ke Jakarta lagi ( meminta blangko). Tapi, yang penting setiap ke sana kami dapat, sehari itu secera kesulurahan kami melayani 400 orang, jadi 2.000 lembar itu tiga hari juga habis,” ucapnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here