480 SMP di Banten Masih UNKP

SERANG, (KB).- Sebanyak 480 dari 1.481 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Banten belum bisa melaksanan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), alias masih melaksanakan ujian nasional kertas pensil (UNKP). Artinya baru 85 persen sekolah yang melaksanakan UNBK, sementara sisanya masih melaksanakan ujian menggunakan pensil.

Hal tersebut diungkapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PKK) ujian nasional (UN) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten Rudi Prihadi. Ia mengatakan, baru 3 kota di Banten yang melaksanakan UNBK 100 persen yakni Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kota Cilegon.

“Daerah yang belum banyak melaksanakan UNBK Kabupaten Tangerang 243 sekolah, Kota Serang 34 sekolah, Kabupaten Serang 71 sekolah, Kabupaten Pandeglang 99 sekolah, Kabupaten Lebak 33 sekolah. Belum melaksanakan UNBK secara keseluruhan,” kata Rudi saat dihubungi Kabar Banten.

Ia menjelaskan, persoalan tidak terlaksananya UNBK karena kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana, mulai ketersediaan gedung komputer hingga sumber daya manusia. Meski begitu, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sekolah penyelenggara UNBK mengalami peningkatan karena sudah ada yang melaksanakannya dengan menumpang sekolah lain.

“Kami tidak melarang sekolah untuk menumpang dengan sekolah lain untuk pelaksanaan UNBK. Sekolah dapat menganggarkan komputer dengan menggunakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa), ataupun menerima bantuan hibah dari pusat atau dari Corporate Social Responsibility (CSR),” tuturnya.

Ia mengatakan, UN merupakan sarana menguji integritas para pelajar, menjadi media pemetaan kualitas pendidikan baik di Banten ataupun di Indonesia. UN dapat melahirkan generasi yang semakin percaya diri karena dituntut untuk jujur dalam menjawab soal yang diujikan.

“Semakin banyak sekolah yang melaksanakan UNBK, semakin tinggi integritasnya. Kami juga ingin semua tingkatkan baik SMP bisa melaksanakan UNBK, mereka bisa melakukannya dengan menumpang dengan sekolah lain, namun belum semua sekolah bisa melaksanakannya. Mudah-mudahan tahun depan bisa bertambah dalam pelaksanaan UNBK,” katanya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here