378 Proyek di Kota Cilegon Dilelang, Nilainya Capai Rp 144 Miliar

CILEGON, (KB).- Badan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (BPBJP) Kota Cilegon tahun ini hingga April 2017 telah melelang 378 proyek. Kabarnya, proyek sebanyak itu dari 38 organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemkot Cilegon, terdiri atas 126 paket lelang dan 252 paket nonlelang, di mana total anggaran ratusan lelang tersebut mencapai Rp 144 miliar. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Kabar Banten, 75 persen dari 378 paket proyek, telah selesai dilelang . Dari ratusan proyek tersebut 60 persen merupakan belanja rutin, sisanya merupakan proyek-proyek pembangunan infrastruktur.

“Sebagian besar proyek itu, adalah belanja rutin, seperti pengadaan ATK, makan minum, dan lain-lain. Sementara, 40 persen proyek yang sudah masuk merupakan proyek pembangunan,” kata Kabid Data dan Informasi pada BPBJP Pemkot Cilegon, Budi Mustika, saat ditemui di ruang kerja, Jumat (2/5/2017). Menurut dia, hingga April kemarin tercatat OPD yang mengusulkan proyek dengan nilai anggaran terbesar, adalah Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Cilegon. Dinas tersebut telah melayangkan 4 paket lelang dan 13 paket nonlelang dengan total nominal anggaran Rp 37 miliar.

“Untuk sementara ini, lelang proyek Dispora terhitung paling besar. Proyek terbesar yang dilaksanakan dinas ini, adalah pembangunan tribun barat dengan nominal Rp 34 miliar,” ujarnya. Pada peringkat kedua, itu tidak lain Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon. Di mana OPD ini melayangkan 7 paket lelang dan 7 paket nonlelang dengan total anggaran Rp 18 miliar. “RSUD Kota Cilegon sedang melakukan pengadaan alat radiologi senilai Rp 11 miliar. Itu masuk pada paket nonlelang,” tuturnya.

Sementara, pada urutan ketiga adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cilegon. Dinas tersebut melayangkan lelang sebanyak 39 paket dan 7 paket nonlelang senilai Rp 17 miliar. “Pada PUTR, tercatat lelang proyek, di antaranya pada pembangunan Gedung Kantor Lebak Gede, nilainya mencapai Rp 1,4 miliar. Selain itu, pembangunan lanjutan Gedung Setda III yang nilainya Rp 3 miliar,” ucapnya.

Namun, pihaknya belum menginventarisir proyek-proyek seluruh OPD. Sehingga, belum mengetahui sisa proyek yang belum dilelang. “Tapi, kami melakukan pengawasan langsung untuk memonitoring proyek-proyek OPD,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, Arriadna menuturkan, telah selesai melelang proyek pembangunan Puskesmas Cilegon. “Lelang sudah selesai, pemenangnya saya lupa lagi. Sekarang sudah mulai pelaksanaan,” ujarnya. (Sigit/Job)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here