Jumat, 14 Desember 2018

304 Peserta Ramaikan Festival Olah Raga Rekreasi Banten

SERANG, (KB).- Sebanyak 304 peserta meramaikan kegiatan festival olah raga rekreasi masyarakat tingkat Banten, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Banten. Kegiatan tersebut melombakan sebanyak 5 cabang olah raga (Cabor) di ex pendopo gubernur, 12-13 Juli 2017. Kepala Bidang Pemberdayaan Olah Raga Dispora Banten, Junaedi mengatakan, festival tersebut dilaksanakan dalam rangka mempersatukan olah raga tradisional se-Banten.

Kegiatan diikuti oleh 8 kabupaten/kota dengan jumlah peserta sebanyak 304 orang. Mereka yang terbaik pada ajang tersebut akan mewakili Banten pada ajang yang sama di tingkat nasional. “Terdapat 5 cabang olah raga (cabor) yang dilombakan yaitu enggrang, terompah panjang, hadang, dagongan dan tarik tambang. Nanti dari hasil lomba ini akan ditindaklanjuti ke tingkat nasional di bulan September dan Oktober 2017, sambil kami menunggu surat dari pusat. Kalau tidak salah akan dilaksanakan di Bengkulu untuk tahun ini,” katanya.

Dia mengatakan, peserta merupakan hasil dari seleksi yang telah dilakukan di tingkat kabupaten/kota untuk diikutkan ke tingkat provinsi. Setiap kabupaten/kota mengirim masing-masing 40 orang peserta.
”Tahun ini cabor ada penambahan yaitu tarik tambang, kalau sebelumnya hanya ada 4 cabor saja. Kami berharap masyarakat Banten terus menggali potensi olah raga tradisional, serta melestarikan dengan upaya menghidupkan kembali sejarah-sejarah orangtua terdahulu serta berprestasi di tingkat nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Banten, Deden Apriandhi menuturkan, olah raga rekreasi dilakukan sebagai proses pemulihan kembali kesehatan dan kebugaran. Dilaksanakan dan diarahkan untuk memassalkan olah raga sebagai upaya mengembangkan kesadaran masyarakat dalam meningkatkan kesehatan, kebugaran, kegembiraan dan hubungan sosial. ”Pemerintah daerah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat, untuk berperan serta dalam kegiatan keolahragaan, pembinaan dan pengembangan olah raga rekreasi yang bersifat tradisional,” ujarnya.

Deden menuturkan, pemerintah harus membangun komitmen untuk bersatu padu memberikan kontribusi, dalam membangun keolahragaan di Provinsi Banten. Dalam hal ini, pemerintah daerah terus berupaya dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat, dalam penyelenggaraan kegiatan keolahragaan. (H-49)***


Sekilas Info

Jelang Kejurnas Taekwondo, TI Banten Sentralisasi Atlet

SERANG, (KB).- Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Banten menggelar sentralisasi atlet selama dua pekan, di Gedung Graha …

One comment

  1. Go serang banten good lucj selalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *