Rabu, 26 September 2018

3 Pelajar Tenggelam di Pintu Air 10, Dua Ditemukan Tewas

TANGERANG, (KB).- Tiga dari lima pelajar tenggelam saat berenang di Pintu Air 10, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Ahad (22/10/2017) petang. Kelimanya diduga masih berusia 13 tahun. Tiga pelajar yang hilang tenggelam di Pintu Air 10, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, yakni Rido (15), Danny (15), dan Aldo (15). Ketiganya merupakan warga Perum Bumi Indah Tahap 4, RT 02/RW06, Kelurahan Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan informasi dihimpun Kabar Banten, ketiga korban diketahui tenggelam saat kedua temannya yang selamat, yakni Apen (15) dan Sihab (15) dan kemudian meminta pertolongan warga.
Kelima bocah tersebut, merupakan MTS Nurul Falah, Desa Kuta Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Jalan Cadas Kukun, Kampung Pangodokan, Desa Kutabaru, Kabupaten Tangerang.

Sartono (55), warga setempat menuturkan, melihat kelima orang anak tersebut sedang mandi di bibir sungai saat dia sedang memancing. “Saya lagi mancing seperti biasa, terus lihat itu lima bocah lagi pada mandi-mandian, nah terus mereka pada lari ke bebatuan di sana pas di tengah sungai,” katanya, Senin (22/10/2017). Pada pukul 15.00 WIB, kelima anak tersebut berusaha menyeberangi sungai melewati bebatuan, namun ketika berada di tengah kelimanya tercebur.

Ia menjelaskan, saat ketiga anak tersebut tercebur rekannya yang dua berhasil selamat. Kelima anak tersebut warga Kotabumi dan memang sudah biasa mandi di bibir sungai. “Pas pada kecebur, jadi mereka sambil mandi di tengah itu, karena arus deras kelimanya tercebur, yang dua berhasil nyeberang dan salah satu dari dua anak yang selamat berusaha menolong temannya, namun tidak berhasil, dua yang selamat mengaku warga Kotabumi,” ujarnya.

Sementara, menurut keterangan Rano (31), penjaga dan pengawas Pintu Air 10 menuturkan, pada saat kejadian tiga pintu air dibuka untuk membuang air, dia juga tidak mengetahui ada korban tenggelam. “Tiga pintu lagi dibuka pas dengar ada yang tenggelam ditutup dua pintu dan pada saat kejadian debit air sedang berada di angka 3.180 kubik dari tiga pintu air yang dibuka,” ucapnya.

Pihak keluarga korban, petugas kepolisian Polsek Neglasari beserta Basarnas Kota Tangerang langsung mencari ketiga korban. Pada Senin (23/10/2017), petugas BPBD, Basarnas, dan PMI Kota Tangerang akhirnya berhasil menemukan dua dari tiga pelajar tenggelam tersebut. Korban yang pertama ditemukan bernama Aldo (15) sekitar pukul 12.20 WIB. Aldo ditemukan dalam kondisi terpendam di lumpur. Korban kedua yang ditemukan, adalah Rido (15) pada pukul 13.25 dalam keadaan mengapung di sungai. Keduanya sudah dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan seorang korban lagi, Dandy masih dalam proses pencarian.

Kepala BPBD Kota Tangerang, Irman Pujahendra mengatakan, kedua korban ditemukan dalam keadaan baik. Tubuh kedua korban masih dapat dikenali. “Keduanya ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi awal, yaitu Kampung Rawa Kucing, Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang ditemukan dengan tidak menggunakan baju dan memakai celana panjang,” tuturnya. Korban langsung dibawa ke rumah duka di Perum Bumi Indah Tahap 4, RT 02/RW06, Kelurahan Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. “Sesuai dengan keinginan keluarga, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan,” katanya. (DA)***


Sekilas Info

Polres Tangsel: Waspadai Penipuan Rekrutmen CPNS

TANGERANG, (KB).- Kepolisian Resort Tangerang Selatan mengingatkan kepada masyarakat agar mewaspadai aksi kejahatan penipuan. Tindak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *