3 Hektare Puso, 20 Hektare Tanaman Padi Diserang Hama

SERANG, (KB).- Seluas 20 hektare (Ha) tanaman padi di Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, diserang hama wereng batang coklat (WBC). Akibatnya, sekitar tiga hektare padi mengalami rusak berat dan dinyatakan puso.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan, serangan hama WBC paling parah tersebar di Kecamatan Bandung sekitar 20 hektare lahan padi. Dari jumlah tersebut sekitar tiga hektare dinyatakan puso.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, kata Zaldi, lahan pertanian padi yang terserang hama WBC semuanya sudah mau panen. Oleh karena itu, pihaknya tidak dapat melakukan penanganan.

“Kalau sudah mau panen dan tingkat serangannya parah tidak bisa diapa-apain, sudah hangus kaya di bom,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (3/4/2020).

Zaldi menuturkan, hama WBC tidak hanya terjadi di Kecamatan Bandung, tetapi juga di Jawilan dan Pamarayan. Namun paling parah di Kecamatan Bandung. Sedangkan untuk tanaman padi di wilayah Pantai Utara (Pantura) saat ini kondisinya aman.

“Kalau untuk pantura alhamdulillah aman, kebetulan ini mau panen semua hampir serempak se-Kabupaten Serang. Sehingga bisa memutus siklus hama, tapi kalau ada yang dipanen sebelahnya masih ada yang pertanaman. Nah itu hamanya akan muter di situ terus, mau gak mau memang harus ada gerakan pengendalian dengan memperhatikan SOP (Standar Operasional Prosedur) terkait corona,” ucapnya.

Terkait dengan lahan padi yang sudah dinyatakan puso, Zaldi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan bantuan penggantian benih maupun yang masuk asuransi usaha tani. Adapun untuk benih tersebut sebentar lagi akan segera dikirim.

“Jadi kita langsung kirim kalau benih, karena berkaitan dengan pengiriman benih bantuan yang lain, jadi ini panen, mereka mengelola tanah benihnya dari kita,” katanya.

Ia menjelaskan, serangan hama WBC ini tidak setiap tahun menyerang daerah tersebut. Sebab berdasarkan data yang dimilikinya, daerah endemis hama wereng tersebar di Kecamatan Padarincang, sebagian Pontang dan sebagian Carenang.

“Kalau endemis setiap tahun pasti selalu ada serangan, sementara di wilayah itu (Kecamatan Bandung) tidak setiap tahun terserang hama wereng,” ucapnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here