3 Calon Kepala BKPSDM Kabupaten Serang Diajukan ke Bupati

SERANG, (KB).- Panitia seleksi (Pansel) lelang jabatan kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang, mengajukan tiga nama yang masuk tiga besar seleksi kepala badan tersebut ke Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Selasa (19/2/2019). Tiga nama itu yakni Farach Richi dari Pemkot Serang, H. Moh. Ishak AR dan Babay.

Kepala Bidang Pengembangan Karir (Bangrir) pada BKPSDM Kabupaten Serang Surtaman mengatakan, hari ini (Kemarin) laporan tiga besar hasil seleksi pansel kepala BKPSDM sudah dilaporkan ke bupati. “Udah dilaporkan ke bupati, besok (Hari ini) diumumkan tiga besar,” ujarnya.

Surtaman mengungkapkan, hasil tiga besar tersebut akumulasi nilai dari tes yang telah diikuti peserta seleksi mulai dari assessment, penilaian makalah, seleksi rekam jejak, dan wawancara. “Jadi semua tahapan dikumpulkan nilainya, kemudian dirangking diambil tiga besar dan dilaporkan ke bupati dan KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara),” ujarnya.

Setelah itu, kata Surtaman, dari tiga besar yang disampaikan ke KASN, itu nanti ada rekomendasi dari KASN ke bupati. “Biasanya bunyi rekomendasinya seperti ini kurang lebih silahkan bupati melantik salah satu dari tiga besar itu dan setelah dilantik dilaporkan kembali ke KASN,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Serang Zaenal Abidin mengatakan, dari komisi I tidak ada kriteria khusus yang disampaikan ke bupati untuk kepala BKPSDM yang merupakan mitra Komisi I, Pihaknya percaya pada tim seleksi.

Menurutnya yang terpenting persyaratan administrasinya menurut KASN dan dia mengikuti tes seleksi open bidding, maka siapapun nanti yang terbaik silahkan. “Gak boleh ada yang nyelonong (Tidak ikut seleksi), jadi kalau misalkan ada dari luar kab serang kalau dia lulus seleksi dan dipilih bupati ya sah-sah saja,” ujarnya.

Menurut Zaenal. Jika sudah terseleksi, meskipun orangnya bukan dari Pemkab Serang, kalau masih se Banten masih memungkinkan. Apalagi dengan Kota Serang, kalau memang dia lulus tiga besar.

“Tapi kan nanti semuanya tergantung ibu bupati, kalau ibu bupati menurut nya mana yang kira-kira bisa kerjasama, ya kami di Komisi I mendukung saja. Kalau dengan kita ya yang penting bisa kerjasama sebagai mitra kerja dan kedua dia bisa membuktikan bahwa dia adalah pilihan yang terbaik sehingga dapat membantu bupati dalam mewujudkan RPJMD nya,” katanya.

Menurut Zaenal, nilai tertinggi itu untuk membuktikan nilai 1,2 dan 3 kalau sudah dapat itu tergantung bupati. “Kita sih menyarankannya kalau memungkinkan sih berdasarkan hasil rengking dan ini kan seleksi, kita hormati dia dapat rengking I, tapi kalau menurut penilaian ibu bupati lebih baik rengking 2 atau 3 ya bisa kasih masukan. Yang penting dia bisa membantu dalam mewujudkan RPJMD karena ini pelaksanaannya satu tahun lagi 2019, 2020 sudah pemilihan lagi. Harus terpacu gitu dalam sisa-sisa waktu ini,” ujarnya. (YY)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here