270 Calon Siswa SMK PGRI 3 Kota Serang Ikut TPA

Calon siswa SMK PGRI 3 Kota Serang mengikuti tes potensi akademik, di ruang laboratorium Administrasi Perkantoran SMK PGRI 3 Kota Serang, Rabu (24/6/2020).*

SERANG, (KB).- Sebanyak 270 calon siswa SMK PGRI 3 Kota Serang mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) gelombang pertama, di ruang laboratorium Administrasi Perkantoran SMK PGRI 3 Kota Serang, Rabu (24/6/2020). Tes yang dilakukan tersebut menerapkan protokol kesehatan yakni dengan menjaga jarak.

Kepala SMK PGRI 3 Kota Serang, Halili mengatakan, tes potensi akademik tersebut dilakukan untuk mengukur kemampuan siswa serta untuk memilih jurusan. Tes yang diujikan di antaranya ilmu pengetahuan umum dan matematika. Kemudian, untuk gelombang kedua akan dilaksanakan pada awal Juli mendatang.

“Kami menggunakan 6 laboratorium komputer untuk melakukan tes tersebut dengan memperhatikan protokol kesehatan yakni menjaga jarak. Selain itu ada dua jurusan yang paling diminati yakni Administrasi Perkantoran dan Teknik Komputer dan Jaringan,” kata Halili kepada Kabar Banten.

Ia menuturkan, tahun ajaran 2020/2021, pihaknya menargetkan 12 rombongan belajar (rombel) yakni Akuntansi 3 rombel, Multimedia 1 rombel, Administrasi Perkantoran 4 rombel dan Teknik Komputer Jaringan 3 rombel dengan jumlah kuota 432 siswa. Namun kuota yang ditargetkan tersebut masih belum terpenuhi sehingga pihaknya masih membuka penerimaan peserta didik baru.

“Kami masih kurang 144 siswa lagi, kami berharap kuota tersebut bisa terpenuhi. Selain tes potensi akademik juga dilakukan tes pengukur tinggi badan serta membaca Alquran, ke depan kami juga akan mengarahkan ekstrakurikuler membaca Alquran, nantinya guru-guru agama yang akan membimbing mereka,” ujarnya.

Tes pengkur tinggi badan, kata dia, sebagai persyaratan untuk masuk ke dunia industri, untuk perempuan yakni 155 Centimeter (Cm) dan laki-laki 165 Cm. Tes membaca Alquran sudah dilaksanakan dari tahun sebelumnya. Hal itu untuk menanamkan nilai religius siswa SMK PGRI 3 Kota Serang.

“Walaupun sekolah di PGRI, iman dan taqwa harus ditingkatkan, tidak hanya teknologi yang semakin berkembang namun nilai religius juga harus ditanamkan oleh siswa,” ujar Halili. (DE)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here