Rabu, 24 Oktober 2018

25 Taekwondoin Banten Masuk Pelatda

SERANG, (KB).- Pengprov Taekwondoin Indonesia (TI) Banten telah menggalakkan program training center (TC), untuk mempersiapkan diri menghadapi babak prakualifikasi PON. Tak tanggung-tanggung, otoritas tertinggi cabang olah raga taekwondo di Banten tersebut mengundang sebanyak 25
taekwondoin Banten, dalam pelatda itu.

Sekretaris Pengprov TI Banten Fiva Zabreno mengatakan, pihaknya sebanyak membina 25 taekwondoin dalam pemusatan latihan, tujuannya untuk menjaring sebanyak mungkin atlet terbaik Banten.

“Mereka itu terbagi menjadi dua pelatda, yakni Pelatda Jangka Panjang (PJP) yang dilaksanakan KONI Banten. Serta ada Pelatda Mandiri yang kami (Pengprov TI Banten) biayai sendiri. Empat orang yang dari PJP KONI Banten, sementara sisanya 21 taekwondoin menggunakan dana mandiri Pengprov TI Banten,” ujarnya kepada Kabar Banten, Ahad (29/4/2018).

Ia mengatakan, pelatda tersebut merupakan persiapan untuk menghadapi Pra-PON dan PON XX di Papua 2020 mendatang. Oleh karena itu, pihaknya merasa perlu mencari bibit unggul terbaik sebanyak mungkin.

“Untuk atlet Pelatda Mandiri merupakan atlet yang memiliki prestasi ditingkat nasional juga, seperti peraih medali perunggu di Kejurnas, medali perak di Kejurnas Junior, serta medali emas di Kejurnas PPLP. Sementara yang PJP KONI Banten kan peraih medali emas di tingkat nasional,” ucapnya.

Meski terbagi menjadi dua Pelatda, tambah dia, pola pembinaan dan pelatihan yang diberikan tidak dibedakan. Baik taekwodoin yang berasal dari PJP KONI Banten, maupun yang dari Pelatda Mandiri Pengprov TI Banten.

“Tidak dibedakan, semua sama materi yang diberikan dan pemateri yang membina juga masih sama. Alasannya, kami masih akan memberlakukan promosi dan degradasi disini, nanti dalam waktu dekat akan kami pantau melalui Porprov VI Banten di Kabupaten Tangerang. Disitu kami akan melihat sejauh mana perkembangan atlet yang telah masuk pelatda ini,” tuturnya.

Meski begitu, kata dia, hingga saat ini belum terlihat perkembangan atlet taekwondo Banten dari hasil Pelatda. Alasannya, program tersebut baru berjalan tiga pekan, sehingga hasil dari pembinaan belum terpantau dengan jelas.

“Mungkin tiga bulan ke depan baru bisa terlihat hasilnya. Sebelum lebaran ini kan pertemuan baru sekali dalam sepekan, nanti setelah lebaran baru kami tingkatkan menjadi tiga pertemuan dalam sepekan,” tuturnya. (YA)*


Sekilas Info

KARATE DAAR EL ISTIQOMAH GELAR UJIAN KENAIKAN TINGKAT

SERANG, (KB).- Ratusan santri Pondok Pesantren Modern Daar El Istiqomah Kota Serang melaksanakan ujian kenaikan tingkat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *