240 Pejabat Fungsional Bidang Pendidikan Dilantik, Tatu Minta Pejabat tidak Protes

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah saat menandatangani surat keputusan penetapan mutasi dan rotasi di pejabat fungsional di Lapangan Tenis Indoor Serang, Rabu (30/5/2018).*

SERANG, (KB).- Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah melantik 240 pejabat fungsional bidang pendidikan, terdiri atas kepala SMP, kepala SD, penilik, dan pengawas di Lapangan Tenis Indoor Serang, Rabu (30/5/2018). Pada pelantikan tersebut, dia mengingatkan, agar rotasi dan mutasi tersebut, ditaati seluruh perjabat tanpa ada protes.

“Tidak boleh ada yang menolak, karena sumpah janji ASN itu salah satunya siap ditempatkan di mana saja. Harusnya tidak ada yang menolak,” katanya kepada wartawan seusai pelantikan tersebut.

Ia mengingatkan, agar mereka bekerja profesional. Rotasi dan mutasi tersebut, juga sudah melihat kepada domisili masing-masing, agar bisa mempermudah mereka menjalankan tugasnya dan tidak terkendala domisili lagi.

“Saya minta ini tugas supaya dilakukan sebaik-baiknya dan jadi skala prioritas. Sebab, pendidikan bukan hanya soal infrastruktur, namun soal siswa dan pengajar di dalamnya. Mutu pengajar akan sangat menentukan dan berpengaruh terhadap capaian pendidikan,” ujarnya.

Ia menuturkan, ada sanksi tegas bagi ASN guru yang tidak menjalankan tugasnya, karena mutasi dan rotasi. “Sanksinya jelas nanti dievaluasi di BKPSDM apa yang dilanggarnya dalam sumpah ASN itu siap ditempatkan di mana saja jadi jangan melanggar,” ucapnya.

Ia telah menyerahkan proses rotasi mutasi tersebut kepada kadisdikbud dan kepala BKPSDM. Sebab, bagaimana juga, mereka yang lebih mengetahui dan tentunya telah ada komunikasi terlebih dahulu sebelum mutasi.

Pada kesempatan tersebut, dia mengatakan, kekurangan jumlah tenaga pengajar dan tenaga medis. “Sebab, 4 tahun kena moratorium dan terdampak pada guru. Semoga tahun ini dibuka dan dalam formasi kami pemkab didominasi tenaga pengajar dan medis masing-masing 1/3,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Serang, Asep Nugraha Jaya menuturkan, total yang dilantik 240 orang. Menurut dia, mereka yang dilantik tersebut, telah memahami, bahwa rotasi dan mutasi jadi bagian penyegaran.

“Rasanya di periode saya enggak ada protes, tapi beberapa tahun di jenjang SMA ada yang enggak mau pindah sampai sekarang. Tapi, kalau kami pendekatannya beda lebih kepada ngayom dan persuasif, mereka paham dan bilang terima kasih malah dapat tempat baru,” katanya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here