2020, Guru Swasta di Tangsel Dapat Insentif

TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Tangsel menyiapkan anggaran insentif untuk guru swasta pada 2020 mendatang.

Besarnya insentif tersebut, Rp 250.000 per bulan. Sedikitnya, ada 6.000 guru swasta yang akan menerima insentif tersebut. Regulasi ini dibuat untuk memberikan motivasi kepada guru swasta, agar meningkatkan kualitas pendidikan di Tangsel.

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menjelaskan, usulan insentif tersebut, sedang dikaji oleh DPRD, sehingga dia berharap, agar seluruh guru di Kota Tangsel bisa terus mendukung dia dan upaya pemerintah dalam meningkatkan apresiasi dari pemerintah kepada guru-guru yang ada di Kota Tangsel.

Ia menuturkan, guru memiliki banyak tupoksi pekerjaan, misalnya guru sebagai fasilitator pelayanan pendidikan. Guru sebagai motivator bagi para siswa, hingga guru sebagai sahabat bagi para siswa di sekolah.

Saat ini, selain memastikan insentif terhadap guru swasta, dia juga berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan melalui peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah. Dengan beberapa pelatihan, setiap guru dan kepala sekolah diberikan informasi mengenai proses pelayanan pendidikan yang berkualitas.

Salah satunya, adalah pendidikan manajemen bagi kepala sekolah, agar sebagai pemimpin bisa membuat pola pelayanan pendidikan yang memiliki unsur inovasi. ”Kalau bisa (jangan hanya kepala sekolah) seluruh guru juga harus diberi pelatihan manajemen pelayanan pendidikan,” katanya, beberapa waktu lalu.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Taryono menjelaskan, bukan hanya pemberian insentif terhadap guru swasta. Tetapi, pemerintah juga memberikan fasilitas BPJS yang diserahkan secara simbolis terhada guru honorer pada HUT ke-74 PGRI. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here