2020, BPBD Kota Tangerang Bentuk 10 Kelurahan Tangguh Bencana

TANGERANG, (KB).- Pada tahun 2020 mendatang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang berencana membentuk sebanyak 10 kelurahan tangguh bencana. Kesepuluh kelurahan tersebut diantaranya Kelurahan Karang Mulya, Sudimara Selatan, Petir, Jurumudi Baru, Gaga, Sudimara Pinang, Babakan, Pajang, Uwung Jaya, Pasar Baru.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Tangerang, Bisri mengatakan, pembentukan kelurahan tangguh bencana tersebut untuk mengantisipasi terjadinya bencana di kelurahan itu sejak dini. “Semua kelurahan akan dibentuk. Namun saat ini diusahakan Rawan bencana atau kebakaran,” ujar Bisri, Jumat akhir pekan kemarin.

Bisri mengatakan, pembentukan kelurahan tangguh bencana tersebut dilakukan secara bertahap. Karena masih terbatas pada anggaran. Meski demikian, 2019 ini BPBD Kota Tangerang telah membentuk sebanyak 5 kelurahan tangguh bencana. Kelurahan itu diantaranya Penunggangan Barat, Pasir Jaya, Nambo Jaya, Koang Jaya dan Kelurahan Selapajang.

Waspada Hujan dan Angin Kencang

Pada kesempatan itu BPBD juga meminta masyarakat agar waspada pada musim hujan yang disertai angin kencang. Sebab, dalam masa transisi tersebut dari musim kemarau panjang ke musim hujan yang disertai angin sering terjadi bencana. Bencana tersebut dari banjir, banyak pohon tumbang, longsor dan sebagainya.

“Masyarakat diminta untuk selalu waspada baik di rumah maupun dalam perjalanan agar selalu berhati-hati saat dirasa angin cukup kencang,” ujar Supervisor Pusat Pengendalian dan Operasional BPBD Kota Tangerang, Anwarudin.

Ia pun mengimbau masyarakat yang memiliki kendaraan agar tidak terparkir sembarangan. Terlebih dibawah pohon atau tiang yang sudah rapuh tentunya memiliki resiko mengalami kerusakan.

“Saat dijalan jangan parkir dibawah pohon atau tiang-tiang yang mudah roboh, dan hati-hati saat melintas pohon rimbun. Apalagi saat dirumah untuk selalu memastikan atap rumah agar tidak terbawa oleh angin,” katanya.

Anwarudin mengatakan saat kondisi darurat masyarakat bisa menghubugi nomor 112 dan 0215582144 untuk meminta bantuan. Kendati demikian, Anwarudin menyebutkan peta kerawanan bencana angin kencang di kota Tangerang tersebar disemua wilayah. “Terutama wilayah yang banyak pohon tinggi dan mudah roboh diterpa angin,” tandasnya.

Salain itu, BPBD Kota Tangerang juga gencar melakukan penyuluhan dan simulasi pencegahan bencana dan bahaya kebakaran. Kepala BPBD Kota Tangerang, Irman Pujahendra mengatakan, penyuluhan dilakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Kendati masyarakat untuk dapat mengantisipasi apabila terjadi bencana alam dan bahaya kebakaran. “Meningkatkan pemahaman masyarakat agar bisa mengantisipasi dalam menanggulangi bencana dan bahaya kebakaran,” tandasnya.

Selama kurun waktu 2019, BPBD Kota Tangerang menargetkan sebanyak 24 kelurahan yang akan diberikan penyuluhan dan simulasi. Namun, Bisri mengatakan masih terdapat sejumlah 6 kelurahan lagi yang akan dirampungkan penyuluhan dan simulasi tersebut. “Ada 6 kelurahan lagi belum rampung. Namun itu akan selesai semua di 2019 ini,” tukasnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here