20 September, Jaman Lepas Jabatan Walikota Serang

SERANG, (KB).- DPRD Kota Serang telah mengumumkan pengunduran diri Wali Kota Serang, Tubagus Haerul Jaman dan Wakil Wali Kota Serang, Sulhi Choir melalui rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Serang, Senin (30/7/2018). Dalam paripurna tersebut, terungkap Jaman akan menanggalkan jabatannya sebagai wali kota per 20 September 2018.

“Isi surat (pengunduran diri) itu atas permintaan saya, di tanggal 20 September 2018,” kata Jaman seusai paripurna. Ia menjelaskan, sebelumnya dia telah melayangkan surat pengunduran diri tersebut kepada gubernur Banten untuk ditindaklanjuti oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ia mundur, karena mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di DPR RI dari Dapil Banten II.

Ia mengatakan, pengunduruan diri bagian dari persyaratan dari KPU untuk menetapkan daftar calon terpilih (DCT). “Persyaratan DCT itu kan Jumat (21/9/2018), maka saya mengajukan pengunduran diri untuk Kamis (20/9/2018),” tuturnya. Jika surat tersebut sudah turun dari Kemendagri, ucap dia, maka sejak saat itulah dia ditetapkan tidak lagi menjabat sebagai wali kota. “Kalau tanggal 20 September itu belum turun, itu ranahnya KPU. Tapi, yang pasti kalau sudah turun dari Kemendagri, saya sudah tidak aktif lagi. Sementara, untuk pak Sulhi saya tidak tahu,” ujarnya.

Dengan waktu yang terbatas, dia saat ini masih terus berkoordinasi dengan seluruh OPD (organisasi perangkat daerah) di Pemkot Serang untuk menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai kepala daerah. “Ini juga tidak akan menganggu ketika saya mengundurkan diri di akhir jabatan saya dan pak Sulhi,” katanya.

Sementara, Ketua DPRD Kota Serang, Namin menuturkan, hasil rapat paripurna tersebut, selanjutnya akan disampaikan ke Kemendagri melalui Gubernur Banten. “Pak wali sudah mengajukan pengunduran dirinya Kamis (20/9/2018). Kalau untuk plt (pelaksana tugas), usulan gubernur saja belum,” ujarnya.

Menurut dia, untuk menyampaikan hasil paripurna tersebut, membutuhkan waktu. Sebab, harus melampirkan beberapa berkas lainnya, seperti berita acara, SK pelantikan, serta pengambilan sumpah dan jabatan terdahulu. “Ada berkasnya yang disimpan di provinsi dan harus melakukan koordinasi dengan provinsi. Jadi, ya butuh waktu untuk mencari berkasnya,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang, Sulhi Choir tidak hadir dalam paripurna. Menurut dia, hal tersebut tak jadi soal. “Paripurna tadi hanya dihadiri pak Jaman, kalau pak Sulhi sedang ada kegiatan lain. Tadi itu kan hanya sebatas mengumumkan saja, jadi tidak masalah terkait kehadirannya,” tuturnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here