20 Persen Dana BOS untuk Pengadaan Buku

SERANG, (KB).- Sekolah penerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) wajib menggunakan 20 persen bantuan tersebut untuk membeli buku pelajaran yang dapat dipinjamkan kepada siswa.

Hal tersebut diungkapkan Kepala seksi (Kasi) Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Serang Cahyono, di ruang kerjanya, Rabu (31/7/2019).

“Sekolah penerima dana BOS wajib membeli buku teks menunjang kegiatan belajar mengajar. Melalui katalog elektronik sektoral pendidikan yang sudah ditentukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), seperti buku non teks tersedia pada tingkat SD, SMP, SMA dengan kategori buku pengayaan, buku referensi dan buku panduan pendidikan,” kata Cahyono kepada Kabar Banten.

Ia menjelaskan, sekolah membeli buku untuk proses kegiatan belajar mengajar dan dipinjamkan kepada siswa, tidak untuk dijualbelikan. Alasannya, pembelian buku menggunakan dana BOS, hanya untuk dipinjamkan.

“Setiap tahun ajaran baru sekolah sudah menganggarkan buku. Buku yang digunakan di sekolah dibedakan menjadi buku utama dan buku penunjang. Buku utama merupakan buku yang didanai oleh BOS, buku penunjang seperti buku lembar kerja siswa (LKS),” ujarnya.

Ia mengatakan, jika buku lama masih sesuai dengan kurikulum, maka masih bisa digunakan. “Sisa dana buku bisa dialihkan untuk pembiayaan lain,” tuturnya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here