2 Pesepeda Raih Tiket PON Papua 2020, ISSI Banten Tingkatkan Pola Latihan

SERANG, (KB).- Pengprov Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Banten langsung melakukan peningkatan pola latihan, untuk mempertajam kualitas pembalap sepeda Banten. Hal itu dilakukan pasca raihan dua tiket menuju Pekan Olah raga Nasional (PON) XX Papua, oleh dua pembalap sepeda Banten diajang Pra-PON beberapa waktu lalu.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Pengprov ISSI Banten Agus Prasetyo kepada Kabar Banten, Kamis (15/8/2019). Ia mengatakan, setelah diraihnya dua tiket menuju PON, pihaknya langsung tancap gas untuk melakukan pola peningkatan yang lebih baik.

“Pembinaan setelah dipastikan dua tiket ke PON ini tentu ada peningkatan, kita tidak bisa menggunakan porsi latihan yang sama seperti sebelumnya. Alasannya, lawan yang akan dihadapi pada PON nanti tentu lebih berat lagi ketimbang pada saat di Pra-PON kemarin,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan pembinaan tersebut dilakukan demi meraih prestasi sebaik mungkin diajang PON nanti. Meskipun pada babak prakualifikasi PON 2 atlet sepeda Banten sudah menempati podium 3 besar, namun pihaknya tidak ingin cepat berpuas diri dengan hasil itu.

“Tentunya hasil tiga besar di Pra-PON jangan berpuas diri lah, karena lawan juga tentu akan lebih mematangkan kualitasnya. Jadi kita juga jangan cepat berpuas diri, harus terus mengasah kemampuan. Hal itu yang terus saya ingatkan kepada atlet. Apalagi, atmosfer kompetisi pada PON, tentu berbeda dengan yang ada pada Pra-PON kemarin,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Yoyo tersebut mengatakan, meski saat ini program Pelatda PON belum ditetapkan oleh KONI Banten, namun bukan berarti pembinaan kepada atlet mengendur. Justru dengan raihan tiket PON tersebut sekaligus menjadi tanggung jawab untuk membuktikan ekspektasi dan harapan dari masyarakat Banten.

Senada diungkapkan Ketua Komite Olah raga Nasional Indonesia (KONI) Banten Rumiah Kartoredjo. Ia mengatakan, atlet yang meraih tiket ke PON harus terus mengasah kemampuannya. Ia meminta untuk tidak berpuas diri dengan raihan dari babak prakualifikasi PON, karena perjuangan masih terus dilakukan sebelum PON berakhir.

“Tentu perjuangan masih harus terus dilakukan, pembinaan harus terus berjalan dan lebih baik. Demi raihan prestasi terbaik untuk Banten di PON XX Papua nanti. Selain itu, bagi atlet yang belum meraih tiket ke PON saya berharap tidak patah arang, justru mereka harus mengasah kemampuannya demi prestasi dikompetisi mendatang,” tuturnya. (YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here