14 Pasangan Terciduk Satpol PP di Apartemen

TANGERANG, (KB).- Sebanyak 14 pasangan remaja terciduk petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menggelar operasi gabungan di Apartemen Green Like View, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (14/10/2017) dini hari. “Di tempat itu kami menemukan 14 pasangan bukan suami istri dan disinyalir juga ada praktik prostitusi.

Kemudian, ada dua orang positif menggunakan narkoba dan semua kami amankan serta dibawa ke kantor untuk didata,” kata Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Kota Tangsel, Oki Rudianto, Ahad (15/10/2017). Menurut dia, giat tersebut melibatkan tim gabungan dari Satpol PP, Polres Tangsel, BNN (Badan Narkotika Nasional), Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil), dan Dinas Sosial.

Ia menuturkan, bahwa operasi dilakukan, karena adanya aduan dari masyarakat maupun dari anggota DPRD yang meminta untuk mengecek tempat tersebut, dengan dugaan sementara tentang pelanggaran alih fungsi dari hunian menjadi hotel dengan sistem sewa harian. “Kami juga akan panggil para agen untuk dimintai keterangan. Kalau ada keterlibatan pengelola apartemen akan kami panggil juga, karena ini adalah pelanggaran alih fungsi. Sementara ini, nanti akan ada sanksi administrasi dan pidana,” ujarnya.

Sementara, sepasang kekasih yang teciduk dari sebuah kamar, yakni Ar (23) dengan Bs (24), memberikan pengakuan yang bikin para orangtua geleng-geleng kepala. Mereka mengaku sebagai pasangan suami istri yang baru saja melangsungkan pernikahan. “Sepasang kekasih tersebut mengaku sebagai pasangan suami istri yang baru menikah dengan bukti sepasang cincin yang dipakainya, saat diinterogasi oleh PPNS,” ucapnya.

Dalam interogasi selanjutnya, pasangan suami istri gadungan tersebut tidak dapat menunjukkan bukti sah pernikahan mereka, baik berupa gambar, surat nikah hingga bentuk lain yang dapat meyakinkan petugas atas pernikahan mereka. “Ketahuannya pas ditelepon salah satu nomor kontak yang ada di HP-nya menyatakan, bahwa mereka belum menikah dan merupakan sepasang kekasih yang diduga akan melakukan tindak pidana,” tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa ke-14 pasangan yang terjaring telah dilakukan pendataan dan dilakukan pembinaan dengan berkoordinasi dengan pihak terkait. “Mereka dikabarkan bukan pelajar Tangsel, melainkan remaja yang mencoba mencari sensasi dan telah dilakukan pembinaan oleh pihak Dinas Sosial Tangsel,” katanya.

Berang

Terpisah, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berang atas terciduknya empatbelas remaja oleh petugas operasi gabungan di sebuah apartemen Ciputat. “Astagfirullah, kami menyesalkan kejadian ini, karena remaja yang mestinya sibuk belajar dan menggali potensi diri untuk masa depannya,” ujar Kepala Disdikbud Kota Tangsel, Taryono.

Ia menyatakan, keberadaan belasan remaja di apartemen tersebut tidak wajar, sebab usianya pelajar dan belum menikah. Seharusnya, berusaha menjadi lebih baik, justru menyiakan waktu untuk hal demikian. “Kami juga prihatin yang dalam dan secepatnya kami harus berbuat, lakukan pecegahan sejak dini,” tuturnya. (DA)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here